Seorang TKI Asal Cianjur Tertipu Modus Perkenalan di Media Sosial, Uang Rp16 Juta Raib


zonapasundan.com,- Cianjur //Seorang tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Kabupaten Cianjur berinisial U MDN (38), yang bekerja sebagai sopir di Arab Saudi, menjadi korban penipuan bermodus perkenalan melalui media sosial. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian hingga Rp16 juta.

Peristiwa bermula saat korban berkenalan dengan seorang wanita berinisial EDA (sekitar 23 tahun) melalui jejaring sosial. Pelaku menampilkan diri sebagai sosok perempuan berparas cantik dan mengaku sebagai tenaga kerja wanita (TKW) yang berpendidikan.

Dalam komunikasi yang terjalin, pelaku diduga menggunakan rayuan untuk meyakinkan korban. Seiring berjalannya waktu, korban pun mulai mempercayai pelaku hingga akhirnya mentransfer sejumlah uang ke rekening yang diberikan.

“Total kerugian mencapai Rp16 juta. Transfer dilakukan secara bertahap ke beberapa nomor rekening yang berbeda,” ungkap sumber yang mengetahui kejadian tersebut.

Kecurigaan muncul ketika nomor rekening yang diberikan pelaku kerap berubah. Selain itu, alamat yang disebutkan pelaku, yakni di sekitar Pasar Cikajang, Kabupaten Garut, tidak dapat diverifikasi. Setelah dilakukan penelusuran, identitas dan alamat yang diberikan dipastikan tidak valid atau fiktif.

Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat, khususnya pengguna media sosial, untuk lebih berhati-hati dalam menjalin hubungan dengan orang yang belum dikenal secara langsung. Modus penipuan dengan memanfaatkan kedekatan emosional kerap terjadi dan menyasar korban dari berbagai latar belakang.

Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya terhadap identitas seseorang di dunia maya tanpa verifikasi yang jelas. Selain itu, diharapkan agar tidak melakukan transaksi keuangan kepada pihak yang belum diketahui keabsahannya guna menghindari kerugian serupa.

Pihak berwenang juga mendorong korban penipuan untuk segera melaporkan kejadian yang dialami agar dapat ditindaklanjuti sesuai hukum yang berlaku.


M.Taufik