TSroBSz6GfYiGpMiGfW6GpMlTd==

Paket Makanan untuk Acara Hajatan Tertahan di JNT Warung Kiara, Pengirim Merasa Dirugikan

Paket Makanan untuk Acara Hajatan Tertahan di JNT Warung Kiara, Pengirim Merasa Dirugikan



ZONAPASUNDAN.COM,- CIANJUR //Seorang warga Cianjur mengaku dirugikan akibat keterlambatan pengantaran paket oleh jasa ekspedisi JNT. Paket yang berisi makanan dan diperlukan untuk keperluan hajatan pada Sabtu, 29 November 2025, tersebut tidak kunjung diantar ke alamat tujuan meski telah tiba di Drop Point (DP) Warung Kiara, Sukabumi, sejak 27 November 2025.

Menurut keterangan pengirim, paket dikirim dari JNT Rancagoong, Kecamatan Cilaku, Cianjur, pada Rabu, 26 November 2025. Berdasarkan pelacakan, paket seharusnya segera didistribusikan ke penerima di wilayah Warung Kiara, Sukabumi. Namun hingga Sabtu (29/11/2025), paket tidak bergerak dari drop point tempat paket tersebut disimpan.

“Paket saya sudah masuk ke Warung Kiara sejak tanggal 27, tapi sampai hari ini belum dikirim juga. Statusnya hanya ngendap di DP,” ujar pengirim kepada redaksi.

Pengirim kemudian melakukan konfirmasi langsung kepada pihak JNT DP Warung Kiara untuk menanyakan alasan keterlambatan pengantaran. Dari hasil komunikasi, pihak ekspedisi memberikan beberapa alasan, mulai dari kurir yang tidak masuk karena sakit, hingga kekurangan tenaga kurir.

“Mereka bilang kurirnya pada sakit, lalu alasan berikutnya kekurangan kurir. Terakhir mereka bilang besok pasti diantar. Tapi kan percuma, paket itu untuk acara hajatan hari ini. Besok sudah mubazir,” tambahnya dengan nada kecewa.

Keterlambatan tersebut membuat pengirim merasa dipersalahkan oleh penerima paket. Ia menilai kejadian ini merugikan secara materi dan nonmateri karena kepercayaan penerima kepada dirinya ikut terdampak.

“Saya dianggap tidak amanah oleh penerima. Padahal saya sudah kirim sesuai waktu. Saya benar-benar kecewa karena ini menyangkut acara keluarga,” ungkapnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak JNT DP Warung Kiara belum memberikan pernyataan resmi terkait keterlambatan tersebut, termasuk mengenai penanganan paket yang bersifat mendesak atau berkaitan dengan acara penting.

Kasus ini menambah daftar keluhan pelanggan terkait pelayanan pengantaran yang sering terkendala di tingkat drop point. Banyak konsumen berharap pihak ekspedisi dapat meningkatkan keandalan layanan dan transparansi informasi, terutama untuk paket yang bersifat prioritas.


(Tim)

Type above and press Enter to search.