TSroBSz6GfYiGpMiGfW6GpMlTd==

Rembug Warga Rancagoong: Ruang Aspirasi Menuju Cianjur Kian Istimewa

Rembug Warga Rancagoong: Ruang Aspirasi Menuju Cianjur Kian Istimewa



ZONAPASUNDAN.COM,– CIANJUR //Semangat kebersamaan dan partisipasi masyarakat mengalir kuat dalam kegiatan Rembug Warga yang digelar di Lapangan Mini Soccer Futsal, Desa Rancagoong, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Kamis (27/11/2025).

Forum ini menjadi wadah komunikasi langsung antara pemerintah daerah dan masyarakat, sekaligus ruang strategis untuk menyelaraskan arah pembangunan dengan kebutuhan riil warga. Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Cianjur, dr. Muhammad Wahyu Ferdian, bersama unsur Forkopimda, Forkopimcam, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta berbagai perwakilan dinas terkait.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa pembangunan di Kabupaten Cianjur tidak boleh lepas dari suara rakyat. Program dan kebijakan, menurutnya, harus bertumpu pada persoalan nyata yang dihadapi masyarakat, bukan sekadar konsep di atas kertas.

“Kami ingin memastikan pembangunan yang dijalankan benar-benar menjawab kebutuhan warga. Lewat forum seperti ini, aspirasi bisa kami dengar langsung dan menjadi pijakan dalam menyusun program ke depan,” ujar Bupati.

Tak hanya menyerap aspirasi, kegiatan Rembug Warga juga dirangkai dengan layanan publik terpadu. Masyarakat mendapatkan akses berbagai pelayanan, mulai dari administrasi kependudukan, pemeriksaan kesehatan gratis, konsultasi keluarga, hingga layanan sosial yang difasilitasi langsung oleh perangkat daerah, di antaranya Dinas Kesehatan, DPMD, Disdukcapil, serta Puskesmas Cilaku.

Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan. Bahkan, momen tersebut semakin istimewa saat berlangsung kejutan sederhana untuk memperingati ulang tahun ke-38 Bupati Cianjur yang diinisiasi oleh Ibu Bupati, disambut hangat para tamu undangan dan warga yang hadir.

Rembug Warga Rancagoong: Ruang Aspirasi Menuju Cianjur Kian Istimewa


Kepala Desa Rancagoong, Farhan S.Pd.I, menyampaikan bahwa pelaksanaan rembug warga di desanya sejatinya dijadwalkan pada awal pekan, namun mengalami percepatan pelaksanaan menjadi hari Kamis.

“Meskipun persiapannya cukup singkat, Alhamdulillah acara berjalan lancar dan penuh berkah. Selain dialog, juga ada berbagai bentuk perhatian sosial, seperti santunan untuk anak yatim, bantuan bagi lansia, serta pemberian penghargaan kepada anak-anak dan kader Posyandu yang berprestasi,” ungkapnya.

Ia menambahkan, hasil dari Rembug Warga tidak hanya menjadi tanggung jawab Pemerintah Desa semata, tetapi merupakan akumulasi suara masyarakat yang akan diperjuangkan bersama hingga tingkat kabupaten.

Sejumlah poin penting turut disampaikan dalam forum tersebut, termasuk rencana peningkatan insentif bagi kader serta dukungan anggaran bagi RT dan RW yang diproyeksikan mencapai Rp25 juta per tahun. Jika terealisasi, program tersebut diharapkan dapat mulai dijalankan pada tahun 2026 mendatang, termasuk di Desa Rancagoong.

“Kami berharap apa yang disampaikan hari ini benar-benar terwujud. Ini adalah harapan besar masyarakat kami. Semoga sinergi antara pemerintah dan warga terus terjaga demi kemajuan Desa Rancagoong dan Cianjur secara keseluruhan,” pungkas Farhan.

Kegiatan Rembug Warga ini menjadi simbol kuat bahwa pembangunan terbaik lahir dari kebersamaan, dialog terbuka, dan kemauan untuk saling mendengar. Dari desa, suara masyarakat disatukan untuk mewujudkan Cianjur yang semakin istimewa.


(Iwan)

Type above and press Enter to search.