TSroBSz6GfYiGpMiGfW6GpMlTd==

Tagihan Melonjak, Warga Cilaku Keluhkan Pelayanan PDAM Tirta Mukti: Kami Semakin Terbebani

Tagihan Melonjak, Warga Cilaku Keluhkan Pelayanan PDAM Tirta Mukti: “Kami Semakin Terbebani




zonapasundan.com,- Cianjur //Gelombang keluhan datang dari warga pelanggan PDAM Tirta Mukti Cabang Cilaku setelah tagihan air yang mereka terima dalam beberapa bulan terakhir melonjak drastis. Kenaikan tarif yang dinilai tidak wajar itu memicu kekecewaan masyarakat, terutama sejak operasional pengelolaan dialihkan kepada pihak ketiga (outsourcing) dan adanya pergantian kepala cabang baru.

Sejumlah warga mengaku terkejut saat mengetahui jumlah tagihan yang tiba-tiba meningkat hingga beberapa kali lipat. Padahal, menurut mereka, tidak ada perubahan signifikan pada pemakaian air rumah tangga.

“Saya terkejut saat melihat tagihan bulan ini. Biasanya masih dalam batas wajar, tapi sekarang naiknya luar biasa. Pemakaian air di rumah tidak berubah, tapi jumlah tagihan malah membengkak,” ujar salah seorang warga Cilaku.

Kondisi ini membuat banyak pelanggan kebingungan dan resah. Dalam situasi ekonomi yang masih sulit, lonjakan tagihan air menjadi beban tambahan bagi rumah tangga kecil yang hidup dengan anggaran terbatas.

Kecurigaan Kebocoran dan Kerusakan Meteran

Selain kenaikan tagihan, warga juga menyoroti kondisi jaringan pipa dan meteran air yang diduga mengalami kerusakan namun tidak segera diperbaiki. Beberapa pelanggan menduga lonjakan tagihan berkaitan dengan kebocoran jaringan atau alat ukur yang tidak lagi akurat.

“Keran penutup dekat meteran sudah tidak berfungsi sejak lama, dan baru hari ini ada perbaikan dari petugas,” ungkap warga lainnya dengan nada kecewa.

Tuntutan Transparansi dan Evaluasi Pengelolaan

Bagi warga, persoalan ini bukan sekadar nominal tagihan, tetapi menyangkut hak atas pelayanan dasar air bersih yang layak dan terjangkau. Sejumlah pelanggan mengaku kini sering terlambat membayar karena tidak mampu menutupi jumlah tagihan yang melonjak tinggi.

“Kami selalu membayar tepat waktu. Tapi sejak tagihan naik, kami sering telat karena jumlahnya tidak sesuai kemampuan. Kami memohon agar PDAM meninjau kembali sistem pembayaran ini. Kalau bisa, kembalikan seperti sebelumnya sebelum dikelola pihak ketiga,” kata seorang pelanggan.

PDAM Diingatkan Tetap Utamakan Pelayanan Publik

Sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), PDAM Tirta Mukti diharapkan tidak mengabaikan tugas utamanya sebagai penyedia layanan publik. Warga menegaskan bahwa air bersih bukan sekadar komoditas ekonomi, melainkan hak dasar setiap warga.

“PDAM harus hadir mendengar suara masyarakat. Transparansi dan keadilan dalam pelayanan adalah kunci untuk menjaga kepercayaan publik,” tutur salah satu warga Cilaku.

Harapan Warga: Air Lancar, Tagihan Wajar

Di tengah polemik yang terus berkembang, harapan warga Cilaku cukup sederhana: layanan air bersih kembali normal, pasokan air mengalir lancar, dan tagihan kembali pada angka yang wajar.


(Tim Red)

 

Type above and press Enter to search.