![]() |
| 20 Tahun Mengabdi di SDN Fauzan, Sunarya Akhirnya Diangkat PPPK Paruh Waktu |
zonapasundan.com,– Cianjur //Perjalanan panjang penuh ketekunan dan kesabaran akhirnya berbuah manis bagi Sunarya (51), tenaga honorer bagian Tata Usaha di SDN Fauzan, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur. Setelah mengabdi selama kurang lebih 20 tahun, Sunarya kini resmi diangkat sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui skema PPPK Paruh Waktu.
Pengangkatan tersebut menjadi momen yang sangat membahagiakan bagi Sunarya. Ia mengaku bersyukur dan merasa lega setelah bertahun-tahun menjalani pengabdian dengan keterbatasan status dan penghasilan. Menurutnya, perubahan status ini berdampak signifikan terhadap kondisi ekonomi keluarganya, sekaligus memberikan rasa aman dan kepastian di masa depan.
![]() |
| 20 Tahun Mengabdi di SDN Fauzan, Sunarya Akhirnya Diangkat PPPK Paruh Waktu |
“Alhamdulillah, tentu saya sangat bersyukur. Setelah 20 tahun mengabdi, akhirnya ada kejelasan. Ini sangat membantu kehidupan keluarga saya,” ungkap Sunarya kepada tim Zona Pasundan, Sabtu (20/12/2025).
Selama dua dekade bekerja sebagai tenaga honorer, Sunarya tetap menjalankan tugas-tugas administrasi sekolah dengan penuh tanggung jawab, meski hanya bermodalkan ijazah SLTA. Dengan honor yang terbilang pas-pasan, ia tetap berusaha mencukupi kebutuhan keluarga dan membiayai anak-anaknya tanpa mengeluh.
“Walaupun penghasilan tidak seberapa, saya tetap berusaha bekerja dengan ikhlas dan mencintai pekerjaan ini,” tuturnya.
Sunarya juga menyampaikan pesan motivasi bagi rekan-rekan honorer lain yang hingga kini belum mendapatkan kesempatan diangkat menjadi ASN. Ia mengajak untuk tetap bersabar, bertawakal, serta tidak mudah putus asa dalam menjalani pengabdian.
“Untuk teman-teman yang belum diangkat, tetaplah bersabar dan jangan putus asa. Bekerjalah dengan penuh semangat, rajin, dan cintai profesi yang kita jalani,” pesannya.
![]() |
| 20 Tahun Mengabdi di SDN Fauzan, Sunarya Akhirnya Diangkat PPPK Paruh Waktu |
Kisah Sunarya menjadi gambaran nyata bahwa pengabdian yang tulus dan konsistensi dalam bekerja pada akhirnya akan membuahkan hasil. Ia berharap pengalamannya dapat menjadi penyemangat bagi tenaga honorer lainnya, khususnya di lingkungan pendidikan.
Menutup perbincangan, Sunarya kembali mengucapkan rasa syukur yang mendalam. “Saya mengucapkan Alhamdulillah kepada Tuhan Yang Maha Esa atas rezeki dan kesempatan ini,” pungkasnya.
(M.Taufik/UK)


