Cianjur, Zp,– Di tengah kesibukan melayani masyarakat sebagai Kepala Seksi (Kasi) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) di Desa Nyalindung, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Dendy Fadilah (30), menunjukkan semangat wirausaha dan pemberdayaan yang luar biasa. Pria kelahiran tahun 1996 ini sukses membuktikan bahwa tugas di pemerintahan desa dapat berjalan seiring dengan upaya memajukan ekonomi lokal melalui peternakan.
Dendy, yang mulai menjabat sebagai Staf Kasi Kesra sejak tahun 2017, telah merintis usahanya sejak lama. Ia memulai budidaya ternak pada tahun 2009, saat usianya masih belia, dengan hanya bermodalkan 10 ekor domba.
Saat ini, peternakan yang berlokasi di Kp. Senen, RT 02/RW 02, Desa Nyalindung, telah berkembang pesat. Ia kini memelihara:
Domba: Mencapai 39 ekor.
Kelinci: Mencapai 70 ekor.
Penjualan domba dilakukan secara perorangan, dengan momen panen besar dua kali dalam setahun, terutama menjelang perayaan Iduladha untuk kebutuhan kurban.
Dalam menjalankan usahanya, Dendy juga menjalin kerja sama yang baik dengan pihak Babinsa dan Bhabinkamtibmas setempat.
Meskipun sukses membangun usahanya secara mandiri tanpa bantuan dari pihak pemerintah, semangat Dendy kini tertuju pada kontribusi sosial. Ia telah berhasil memberdayakan delapan orang pemuda di lingkungannya untuk ikut terlibat dalam budidaya domba dan kelinci.
"Harapan saya ke depan adalah untuk terus memberdayakan para pemuda. Budidaya kelinci dan domba ini adalah ladang penghasilan yang menjanjikan, dan saya ingin pemuda di desa kami menjadi mandiri secara ekonomi," ujar Dendy.
Dendy Fadilah berharap inisiatif ini dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain. Ia secara khusus berharap Pemerintah Kabupaten Cianjur dapat memberikan perhatian lebih, terutama dalam aspek kesehatan ternak.
"Kami sudah berupaya mandiri dalam hal pengembangan dan pemasaran. Namun, untuk menjaga keberlangsungan dan kualitas ternak, kami sangat mengharapkan adanya kerja sama dengan pemerintah, khususnya dalam hal penyuluhan dan bantuan kesehatan ternak," tambahnya.
Kisah Dendy Fadilah membuktikan bahwa inisiatif pribadi yang gigih, dikombinasikan dengan jabatan publik, dapat menjadi pendorong kuat bagi kesejahteraan dan pemberdayaan masyarakat di tingkat desa.(Rzp)


