TSroBSz6GfYiGpMiGfW6GpMlTd==

ORARI Cianjur Siaga Penuh, Hadirkan Layanan Komunikasi dan Pos Istirahat Selama Libur Nataru 2025–2026

ORARI Cianjur Siaga Penuh, Hadirkan Layanan Komunikasi dan Pos Istirahat Selama Libur Nataru 2025–2026


ZONAPASUNDAN.CIM,- CIANJUR //Menjelang libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026, Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Lokal Kabupaten Cianjur menyatakan kesiapan penuh dalam mendukung kelancaran, keselamatan, dan kenyamanan masyarakat selama masa liburan.

Fokus utama ORARI adalah memberikan layanan komunikasi, informasi lalu lintas, serta bantuan darurat bagi pemudik dan wisatawan yang melintasi wilayah Kabupaten Cianjur. Kesiapan tersebut secara resmi ditandai dengan pendirian Pos Operasi dan Pemantauan (Pospam) Nataru yang berlokasi di kawasan Tugu Pramuka, Karangtengah, Kabupaten Cianjur, pada Senin (22/12/2025).

Pospam ini menjadi pusat koordinasi ORARI dalam memantau situasi arus lalu lintas, pergerakan wisatawan, serta penanganan kondisi darurat selama libur panjang.

Ketua ORARI Lokal Kabupaten Cianjur, H. Rudi Syachdiar, SH, mengatakan bahwa ORARI akan menjalankan tugas pelayanan komunikasi selama masa libur Nataru yang bertepatan dengan cuti bersama dan libur sekolah. Pelayanan tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 23 Desember 2025 hingga awal Januari 2026, dengan waktu operasional yang disesuaikan berdasarkan dinamika situasi di lapangan.

“ORARI Kabupaten Cianjur siap melaksanakan tugas pengamanan dan pelayanan komunikasi. Kami siaga penuh untuk membantu masyarakat, khususnya apabila terjadi kondisi darurat yang membutuhkan dukungan komunikasi yang cepat dan akurat,” ujar H. Rudi kepada awak media.

Ia menegaskan, peran komunikasi menjadi sangat vital selama musim liburan, mengingat meningkatnya volume kendaraan dan aktivitas wisata. Untuk itu, ORARI menempatkan personel serta perangkat komunikasi di sejumlah titik strategis yang dinilai rawan kemacetan dan menjadi jalur favorit wisatawan.

Selain Pospam utama di kawasan Tugu Pramuka Karangtengah, ORARI Kabupaten Cianjur juga membuka layanan komunikasi di wilayah Cipanas, tepatnya di depan Desa Sindanglaya. Kawasan ini dikenal sebagai salah satu destinasi wisata unggulan yang selalu dipadati pengunjung saat libur Nataru.

“Kami menyiapkan posko di beberapa lokasi strategis, di antaranya Tugu Pramuka dan Cipanas Sindanglaya. Kedua lokasi ini menjadi titik konsentrasi pemudik dan wisatawan, sehingga membutuhkan pemantauan komunikasi yang intensif,” jelasnya.

Lebih lanjut, H. Rudi menyampaikan bahwa ORARI tidak bekerja sendiri. Dalam menjalankan tugas kemanusiaan ini, ORARI Kabupaten Cianjur bersinergi dengan Relawan Tanggap Darurat Bencana (RETANA) di tingkat kecamatan, Dinas Perhubungan (Dishub), serta pihak terkait lainnya yang juga membuka posko siaga Nataru.

Kolaborasi lintas relawan ini diharapkan mampu mempercepat respons apabila terjadi keadaan darurat, seperti kecelakaan lalu lintas, gangguan kesehatan, maupun potensi bencana alam.

“Sinergi dengan RETANA dan instansi terkait sangat penting agar setiap laporan dari masyarakat dapat segera ditindaklanjuti. Kecepatan informasi dan komunikasi menjadi kunci utama dalam penanganan kondisi darurat,” tambahnya.

Untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat, ORARI Kabupaten Cianjur membuka layanan komunikasi melalui frekuensi 145.140 MHz yang aktif selama 24 jam. Frekuensi ini dapat dimanfaatkan masyarakat untuk melaporkan kondisi darurat, meminta bantuan, serta memperoleh informasi terkait lalu lintas dan situasi wilayah.

“Jika masyarakat membutuhkan bantuan, silakan menghubungi kami melalui frekuensi 145.140 MHz. Kami selalu siaga dan siap menerima laporan kapan saja,” tegas H. Rudi.

Tak hanya menyediakan layanan komunikasi darurat, ORARI Kabupaten Cianjur juga menghadirkan pos istirahat bagi para pengguna jalan, khususnya pengendara roda dua dan roda empat yang melintas di kawasan Tugu Pramuka. Pos ini terbuka bagi pemudik dan wisatawan yang membutuhkan waktu rehat selama perjalanan.

“Kami menyediakan tempat singgah bagi pengendara yang kelelahan. Bisa beristirahat sejenak, menikmati minuman hangat, dan memulihkan kondisi sebelum melanjutkan perjalanan agar lebih aman,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, H. Rudi juga mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu mengutamakan keselamatan, menjaga kondisi fisik, serta tidak memaksakan diri saat berkendara. Ia menekankan bahwa kelelahan merupakan salah satu faktor utama penyebab kecelakaan lalu lintas, terutama pada puncak arus liburan.

Dengan kesiapan personel, kelengkapan peralatan komunikasi, serta sinergi bersama relawan dan instansi terkait, ORARI Kabupaten Cianjur berharap kehadirannya dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru 2025–2026.

“Semoga libur Nataru tahun ini berjalan aman, lancar, dan masyarakat dapat menikmati perjalanan maupun wisata dengan nyaman bersama keluarga,” tutupnya.


(Zun)

Type above and press Enter to search.