TSroBSz6GfYiGpMiGfW6GpMlTd==

Paguyuban Masyarakat Jangari (Madani) Peduli Kelestarian Waduk, Gelar Aksi Bersih-Bersih Eceng Gondok

Paguyuban Masyarakat Jangari (Madani) Peduli Kelestarian Waduk, Gelar Aksi Bersih-Bersih Eceng Gondok



zonapasundan.com,– Cianjur //Paguyuban Masyarakat Jangari (Madani) kembali menunjukkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan dengan menggelar aksi bersih-bersih eceng gondok yang selama ini menjadi persoalan serius di kawasan Waduk Cirata, khususnya wilayah Jangari. Kegiatan ini berlangsung di sekitar Dermaga Jangari, Desa Bobojong, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, pada Jumat (12/12/2025).

Eceng gondok yang tumbuh liar dan menyebar cepat telah menutupi permukaan air waduk, mengganggu aktivitas warga, terutama para petani ikan. Kondisi tersebut kerap menyebabkan kerugian, termasuk kematian ikan akibat berkurangnya sirkulasi air.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, aksi pembersihan dilakukan di sejumlah titik penumpukan eceng gondok. Proses pengangkutan dilakukan dengan menggunakan perahu khusus dan dibawa ke darat menggunakan sekitar 15 unit mobil setiap hari Jumat. Selain itu, beberapa perahu masyarakat turut dikerahkan secara manual untuk mengumpulkan gulma air tersebut.

Ketua Paguyuban Masyarakat Jangari (Madani), Agah Suherman, membenarkan bahwa kegiatan ini murni dilakukan secara gotong royong.

“Pertumbuhan eceng gondok yang masif berdampak langsung pada akses menuju keramba. Karena itu, kami bersama para petani melakukan pembersihan secara sukarela. Tujuannya agar waduk tetap bersih dan budidaya ikan dapat berjalan tanpa hambatan,” ujarnya.

Agah menegaskan bahwa gerakan ini telah berlangsung hampir dua bulan secara konsisten.

Paguyuban Masyarakat Jangari (Madani) Peduli Kelestarian Waduk, Gelar Aksi Bersih-Bersih Eceng Gondok


“Eceng gondok yang terkumpul kami bawa ke darat untuk dikeringkan. Ini bentuk kepedulian kami terhadap lingkungan Jangari. Kami bergerak sebagai paguyuban masyarakat Madani, dan saya sendiri sebagai ketua mengawal langsung kegiatan ini,” ungkapnya.

Ia juga berharap pemerintah dapat memberikan perhatian lebih terhadap persoalan lingkungan di kawasan wisata Waduk Jangari.

“Kami berharap ada dukungan pemerintah, baik berupa fasilitas maupun perhatian rutin terhadap kondisi waduk. Setiap Jumat kami bersama tokoh masyarakat, RT, RW, dan sekitar 10 RW lainnya bergotong royong membersihkan eceng gondok,” tambahnya.

Saat ini, fokus utama paguyuban adalah menjaga agar aktivitas budidaya ikan tidak terganggu oleh penyebaran gulma tersebut.

“Kami akan terus berupaya agar kondisi waduk tetap bersih dan aktivitas masyarakat berjalan lancar,” pungkas Agah.


(TIM)


Type above and press Enter to search.