TSroBSz6GfYiGpMiGfW6GpMlTd==

Perjalanan Panjang Rahman, Guru Honorer di Cianjur, Akhirnya Diangkat PPPK Paruh Waktu

Perjalanan Panjang Rahman, Guru Honorer di Cianjur, Akhirnya Diangkat PPPK Paruh Waktu


zonapasundan.com,– Cianjur //Perjalanan panjang penuh pengabdian akhirnya membuahkan hasil bagi Rahman, S.Pd (58), seorang guru honorer yang telah mengabdikan diri selama 31 tahun di SD Cicatang, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Cianjur. Setelah melewati berbagai tantangan dan keterbatasan, Rahman resmi diangkat sebagai Guru PPPK Paruh Waktu.

Rahman dikenal sebagai sosok pendidik yang tekun dan penuh dedikasi. Selama lebih dari tiga dekade, ia menjalani profesinya sebagai guru honorer dengan penuh keikhlasan, meskipun harus menghadapi berbagai rintangan, baik dari sisi kesejahteraan maupun kepastian status kepegawaian.

“Perjuangan yang penuh liku ini akhirnya membuahkan hasil. Saya sangat bersyukur akhirnya diangkat sebagai Guru PPPK Paruh Waktu,” ungkap Rahman kepada awak media Zona Pasundan saat ditemui di Pendopo Kabupaten Cianjur, Sabtu (20/12/2025).

Pada kesempatan tersebut, Rahman juga menyampaikan rasa terima kasih kepada berbagai pihak, khususnya kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto serta Bupati Cianjur Wahyu Ramzi, yang dinilainya telah memberikan perhatian terhadap nasib tenaga honorer, termasuk para guru.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo dan Bupati Cianjur Wahyu Ramzi atas kebijakan dan perhatian yang diberikan sehingga saya bisa diangkat sebagai PPPK Paruh Waktu,” ujarnya.

Prosesi pengangkatan dan pelantikan PPPK Paruh Waktu tersebut dilaksanakan secara resmi oleh Bupati Cianjur dan turut disaksikan oleh tokoh masyarakat, perwakilan instansi terkait, serta seluruh pemangku kepentingan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cianjur. Acara berlangsung dengan khidmat, aman, dan tertib.

Perjalanan Panjang Rahman, Guru Honorer di Cianjur, Akhirnya Diangkat PPPK Paruh Waktu


Menutup keterangannya, Rahman memberikan pesan motivasi kepada rekan-rekan guru honorer lainnya yang hingga kini belum mendapatkan kesempatan serupa. Ia mengajak untuk tetap bersabar, istiqomah, dan terus mengabdi di dunia pendidikan.

“Saya berharap guru-guru honorer yang belum diangkat tetap bersabar. Mudah-mudahan ke depan semuanya bisa menyusul diangkat menjadi PPPK,” pungkasnya.


(M.Tsufik)

Type above and press Enter to search.