![]() |
| Launching Program SPPG Mekarsari (H. Jemmy) secara resmi dilaksanakan pada Sabtu, 24 Januari 2026. |
zonapasundan.com,- Cianjur //Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mekarsari (H. Jemmy) resmi diluncurkan pada Sabtu, 24 Januari 2026. Berlokasi di Kampung Raweuy, Desa Mekarsari, Kecamatan Cianjur Kota, dapur gizi ini diharapkan menjadi pusat layanan pemenuhan gizi yang mendukung kesehatan masyarakat sekaligus menggerakkan perekonomian warga setempat.
Peluncuran SPPG Mekarsari menandai dimulainya implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Cianjur Kota. Program ini menjadi momentum penting bagi masyarakat, khususnya anak sekolah dan kelompok rentan, untuk memperoleh akses makanan sehat dan bergizi sesuai standar nasional.
![]() |
| Launching Program SPPG Mekarsari (H. Jemmy) secara resmi dilaksanakan pada Sabtu, 24 Januari 2026. |
Program MBG merupakan inisiatif pemerintah pusat yang mulai dijalankan sejak awal 2025, dengan tujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat, menekan angka stunting, serta memperkuat ketahanan pangan nasional. Hingga saat ini, MBG telah menjangkau sekitar 6,2 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia, dengan target mencapai 82,9 juta penerima manfaat dalam beberapa tahun ke depan.
Di Kabupaten Cianjur, pelaksanaan MBG direalisasikan melalui Dapur Gizi SPPG Mekarsari (H. Jemmy) yang menjadi ujung tombak pelayanan gizi berbasis komunitas.
Acara grand opening tersebut dihadiri oleh berbagai unsur terkait, di antaranya perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Camat Cianjur Kota, Danramil Cianjur Kota, Puskesmas setempat, Kepala Desa Mekarsari, Babinsa, Bhabinkamtibmas, tokoh masyarakat, serta para koordinator sekolah dan Posyandu yang menjadi penerima manfaat utama layanan ini.
![]() |
Kepala Dapur SPPG Mekarsari, Sidiq ABDULL Rouf, S.Pd, KA |
Lebih lanjut, Sidiq menjelaskan bahwa layanan SPPG Mekarsari akan menyasar peserta didik dan balita yang masuk kategori B3 (Bawah Garis, Berisiko, dan Bermasalah gizi) agar memperoleh asupan gizi yang tepat dan terukur.
“Mudah-mudahan dapur ini dapat berjalan secara berkelanjutan, dan para relawan tetap semangat bekerja untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi warga,” tambahnya.
![]() |
| Sementara itu, Camat Cianjur Kota Saripudin, S.STP., M.Si. |
“Pengelolaan dapur gizi ini melibatkan tenaga kerja dan bahan pangan lokal. Saya menerima laporan ada 47 orang yang direkrut sebagai relawan atau tenaga kerja, dan mudah-mudahan seluruhnya berasal dari Desa Mekarsari atau wilayah Kecamatan Cianjur. Ini tentu akan membantu meningkatkan perekonomian masyarakat setempat,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa program Makan Bergizi Gratis merupakan bagian dari program strategis nasional yang perlu didukung bersama oleh seluruh elemen masyarakat.
Selain itu, menu makanan yang disajikan setiap hari telah disusun berdasarkan arahan pemerintah pusat dan melalui uji kelayakan oleh ahli gizi nasional, sehingga kualitas dan nilai gizinya terjamin.Dengan diluncurkannya SPPG Mekarsari, diharapkan Program Makan Bergizi Gratis semakin memperkuat upaya pemerintah dalam meningkatkan status gizi masyarakat, sekaligus menjadi langkah nyata dalam membangun generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing di masa depan.
(Iwan)



