![]() |
| Perkuat Posyandu hingga Cegah Perundungan, UPTD P5A Karangtengah Kawal Kesehatan Ibu dan Anak di Tiga Kecamatan |
ZONAPASUNDAN.COM,- CIANJUR //UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (P5A) Wilayah Karangtengah, Kabupaten Cianjur, terus menunjukkan komitmennya dalam mengawal kesehatan ibu, anak, serta ketahanan keluarga melalui berbagai program yang terintegrasi dengan layanan dasar masyarakat. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Dodo, Kepala UPTD P5A Wilayah Karangtengah, pada Rabu (21/1/2026).
Menurut Dodo, seluruh kegiatan yang dilaksanakan pihaknya telah terkonfirmasi dan selaras dengan program Posyandu serta agenda rutin Puskesmas yang berjalan sesuai jadwal.
Posyandu menjadi pintu awal pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
“Posyandu itu menjadi awal pelayanan dari Puskesmas. Kami membantu Puskesmas sesuai dengan jadwal dan strategi yang sudah diterapkan di Posyandu,” ujar Dodo.
Ia menjelaskan bahwa layanan Posyandu yang dikawal UPTD P5A mencakup D3, yakni pendampingan ibu hamil, ibu menyusui, serta pemantauan tumbuh kembang balita. Selain itu, pengawalan juga dilakukan untuk memastikan tidak ada ketidaksesuaian dalam pelaksanaan program, termasuk dalam pembagian dan pendataan ibu hamil.
“Untuk wilayah Karangtengah sendiri, sampai saat ini belum ada keluhan. Laporan yang masuk juga nihil, artinya Alhamdulillah semuanya berjalan dengan baik,” ungkapnya.
Dodo menambahkan, UPTD P5A Wilayah Karangtengah saat ini membawahi tiga kecamatan, yakni Karangtengah, Mande, dan Cikalongkulon. Masing-masing wilayah memiliki fokus kegiatan yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat setempat.
Di Kecamatan Karangtengah, kegiatan difokuskan pada pengelolaan dan pendampingan program yang telah berjalan, termasuk pelayanan rutin dan penguatan peran Posyandu. Sementara itu, untuk wilayah Kecamatan Mande, UPTD P5A tengah menyiapkan rencana baru berupa sosialisasi ke sekolah-sekolah.
“Kami sedang merencanakan sosialisasi ke sekolah-sekolah di Kecamatan Mande, khususnya terkait pencegahan perundungan atau bullying di lingkungan pendidikan,” jelasnya.
Dalam pelaksanaannya nanti, UPTD P5A akan menggandeng kader Motekar (Motivator Ketahanan Keluarga) sebagai mitra strategis untuk memberikan edukasi kepada siswa, guru, dan pihak sekolah agar tercipta lingkungan belajar yang aman dan sehat bagi anak-anak.
Tak hanya itu, Dodo juga menyampaikan bahwa terdapat sejumlah kegiatan rutin mingguan yang terus dilaksanakan oleh UPTD P5A Wilayah Karangtengah. Salah satunya adalah bimbingan pencatatan pasangan pengantin yang dilakukan bekerja sama dengan Kantor Urusan Agama (KUA) setiap hari Rabu.
“Kegiatan ini penting sebagai bagian dari pendataan dan pembinaan keluarga sejak awal pernikahan,” katanya.
Selain pencatatan pasangan pengantin, pelayanan Keluarga Berencana (KB) juga menjadi agenda rutin yang dilaksanakan setiap hari Rabu di dua Puskesmas, yakni Puskesmas Karangtengah dan Puskesmas Ciherang. Pelayanan KB tersebut berjalan secara konsisten dan menjadi bagian dari upaya pengendalian serta perencanaan keluarga yang sehat dan sejahtera.
Melalui rangkaian program dan kegiatan tersebut, UPTD P5A Wilayah Karangtengah berharap ke depan pelayanan terhadap perempuan, anak, dan keluarga dapat semakin optimal, serta mampu menjawab berbagai tantangan sosial di masyarakat.
“Kami berharap semuanya terus berjalan baik, tidak ada keluhan, dan ke depan masyarakat semakin merasakan manfaat dari program-program yang kami jalankan,” pungkas Dodo.
(Zun)
