![]() |
| Muhamad Abdul Azis Sefudin Turun ke Dapil, Tegaskan Pendidikan dan Pengentasan Kemiskinan Jadi Prioritas di Cugenang |
zonapasundan.com,- Cianjur //Anggota DPR RI Komisi VIII dari Fraksi PDI Perjuangan, Muhamad Abdul Azis Sefudin, turun langsung menyapa masyarakat Desa Sukamanah, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Rabu (11/2/2026).
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat daerah pemilihan (Dapil) Jawa Barat III, sekaligus memastikan berbagai program pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga.
Dalam suasana hangat dan penuh dialog, Muhamad Abdul Azis Sefudin bertatap muka dengan para penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) melalui kegiatan P2K2 (Pertemuan Peningkatan Kapasitas Keluarga). Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman, penguatan, serta motivasi kepada keluarga penerima manfaat agar mampu meningkatkan kualitas hidup, khususnya di bidang pendidikan dan kesejahteraan keluarga.
Muhamad Abdul Azis menegaskan bahwa pendidikan merupakan kunci utama dalam upaya mengentaskan kemiskinan. Ia mengingatkan pentingnya memastikan anak-anak dari keluarga penerima manfaat tidak sampai putus sekolah.
“Anak-anak kita tidak boleh ada yang putus sekolah. Pendidikan adalah jalan utama untuk keluar dari kemiskinan. Seperti yang pernah disampaikan Bung Karno, kemiskinan harus dilawan dengan ilmu dan pendidikan,” tegasnya.
Menurutnya, program bantuan sosial seperti PKH tidak hanya sebatas bantuan materi, tetapi juga harus menjadi dorongan agar keluarga penerima semakin mandiri dan memiliki semangat memperbaiki taraf hidup. Ia mengajak para orang tua untuk benar-benar memperhatikan pendidikan anak serta memastikan mereka tetap aktif mengikuti kegiatan belajar mengajar.
Dalam dialog tersebut, Muhamad Abdul Azis juga menyerap berbagai aspirasi dan keluhan masyarakat, mulai dari bantuan sosial yang belum aktif, kendala administrasi, hingga kepesertaan BPJS Kesehatan yang terhenti. Ia menyampaikan bahwa Komisi VIII DPR RI yang membidangi urusan sosial, agama, dan penanggulangan bencana akan terus mendorong agar hak-hak masyarakat, khususnya warga kurang mampu, dapat terpenuhi.
“Ada yang bantuannya belum cair, ada yang kepesertaan BPJS Kesehatannya tidak aktif. Semua itu harus kita kaji satu per satu. Jika persoalannya administrasi atau teknis, kita dorong agar segera diperbaiki. Negara harus hadir untuk rakyatnya,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan para pendamping sosial dalam memastikan data penerima bantuan akurat serta tepat sasaran, sehingga tidak ada masyarakat yang berhak menerima bantuan namun terlewatkan karena persoalan pendataan.
Selain itu, Muhamad Abdul Azis memberikan motivasi kepada para penerima manfaat agar tetap semangat dan tidak bergantung sepenuhnya pada bantuan sosial. Menurutnya, bantuan pemerintah merupakan stimulan, sementara semangat untuk bangkit harus tumbuh dari dalam diri masing-masing.
“Saya berharap ke depan tidak ada lagi masyarakat yang hidup dalam kemiskinan ekstrem. Kita sedang menuju negara maju, dan itu harus dibarengi dengan keseriusan dalam penanganan fakir miskin. Pendidikan harus maju, kesehatan terjamin, dan kesejahteraan meningkat,” tambahnya.
Kunjungan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat Desa Sukamanah. Warga merasa diperhatikan karena aspirasi dan keluhan mereka dapat disampaikan langsung kepada wakil rakyat di tingkat pusat.
Dengan turun langsung ke dapil, Muhamad Abdul Azis Sefudin menunjukkan komitmennya tidak hanya bekerja di parlemen, tetapi juga memastikan kebijakan yang diperjuangkan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat di akar rumput. Ia menegaskan akan terus memperjuangkan aspirasi warga Cianjur agar program sosial dan pemberdayaan berjalan optimal serta berkelanjutan.
Zun/Red
