![]() |
| Serap Aspirasi di Desa Sukamantri Karangtengah Cianjur, Lilis Boy Dorong Penguatan Ekonomi Kerakyatan dan Infrastruktur |
zonapasundan.com,- Cianjur //Anggota DPRD Kabupaten Cianjur, Hj. Lilis Boy, kembali melaksanakan agenda reses masa persidangan Tahun 2025–2026 untuk menjaring dan menyerap aspirasi masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil) I. Kegiatan yang menjadi titik kedua di wilayah Karangtengah sekaligus titik keenam atau terakhir ini dipusatkan di Aula Kantor Desa Sukamantri, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Reses berlangsung dalam suasana penuh antusias. Warga memanfaatkan kesempatan dialog langsung untuk menyampaikan berbagai kebutuhan mendesak di wilayahnya, mulai dari pembangunan infrastruktur jalan, perbaikan irigasi, penguatan sektor UMKM, hingga persoalan lingkungan.
Dalam sambutannya, politisi Partai Demokrat tersebut menegaskan bahwa reses merupakan kewajiban anggota legislatif untuk mendengar langsung suara rakyat. Ia menyampaikan, sejak titik pertama hingga keenam, antusiasme masyarakat terus meningkat.
“Alhamdulillah, reses pertama hingga keenam berjalan lancar dan masyarakat sangat antusias. Kami menghadirkan narasumber dari BPJS, Dinas Koperasi, dan berbagai pihak lainnya agar masyarakat mendapat pemahaman langsung. Aspirasi yang paling banyak disampaikan berkaitan dengan infrastruktur jalan, irigasi, UMKM, dan ekonomi kerakyatan,” ujar Lilis.
Ia juga menegaskan komitmen Partai Demokrat dalam mendukung program pemerintah serta memperkuat sinergi pembangunan daerah. Menurutnya, dukungan politik harus diwujudkan melalui kerja nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Lebih lanjut, Lilis menekankan pentingnya penguatan ekonomi berbasis kerakyatan melalui pembentukan Koperasi Merah Putih dan pengembangan UMKM. Ia menilai Desa Sukamantri memiliki potensi ekonomi besar dengan jumlah penduduk sekitar 6.053 jiwa dan 1.768 kepala keluarga.
“Jika minimal 2.000 warga bergabung dalam koperasi, maka akan menjadi kekuatan ekonomi yang signifikan bagi Desa Sukamantri. Kami terus memperkenalkan koperasi ini karena masyarakat sangat berminat,” jelasnya.
Selain itu, ia berkomitmen mendorong pelatihan keterampilan bagi kaum perempuan agar memiliki kegiatan ekonomi produktif melalui penguatan modal, pelatihan usaha, dan pendampingan berkelanjutan.
Dalam dialog bersama warga, persoalan lingkungan turut menjadi perhatian utama. Belajar dari studi banding di Lombok, Lilis menilai pengelolaan sampah terpadu dapat mencegah banjir yang kerap dipicu oleh penyumbatan saluran air. Ia berharap perubahan pola pikir masyarakat dalam membuang sampah dapat menjaga kelancaran drainase dan kebersihan lingkungan.
Terkait pembangunan fisik, warga Sukamantri juga mengeluhkan kondisi jalan lingkungan serta saluran irigasi pertanian yang mulai rusak dan jebol. Menanggapi hal tersebut, Lilis menyatakan akan melakukan upaya “jemput bola” dengan berkomunikasi ke tingkat provinsi maupun kementerian apabila anggaran daerah terbatas.
Ia mencontohkan keberhasilan pengawalan bantuan pembangunan lima titik irigasi di Kecamatan Bojongpicung sebagai bukti nyata kerja politik yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
![]() |
| Serap Aspirasi di Desa Sukamantri Karangtengah Cianjur, Lilis Boy Dorong Penguatan Ekonomi Kerakyatan dan Infrastruktur |
Meski hasil reses ini diproyeksikan untuk perencanaan tahun anggaran 2027, Lilis mengupayakan agar kebutuhan prioritas dapat diakomodasi melalui skema anggaran perubahan maupun bantuan provinsi.
Menutup kegiatan, Lilis Boy berharap seluruh aspirasi masyarakat dari titik pertama hingga titik keenam dapat diperjuangkan dan direalisasikan secara bertahap.
“InsyaAllah seluruh aspirasi masyarakat akan kami kawal. Mudah-mudahan apa yang menjadi harapan warga dapat terwujud dan membawa kemajuan bagi Karangtengah serta Kabupaten Cianjur,” pungkasnya.
(Iwan)

