![]() |
Cianjur Hadirkan Program Mudik Gratis, BAZNAS Sediakan Layanan Lengkap bagi Pemudik |
zonapasundan.com,- Cianjur //Dalam upaya memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan pulang kampung saat Idulfitri, Pemerintah Kabupaten Cianjur bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) meluncurkan program mudik gratis. Program ini digelar selama 10 hari, mencakup lima hari sebelum Lebaran hingga lima hari setelahnya.
Melalui Pos Mudik BAZNAS Cianjur, berbagai fasilitas disiapkan guna menunjang kebutuhan pemudik. Mulai dari tempat istirahat yang nyaman, layanan pijat refleksi, hingga makan dan minum gratis tersedia bagi para pengguna jalan yang melintas. Tak hanya itu, layanan kesehatan juga disiagakan dengan dukungan dua tenaga perawat dan satu dokter untuk memastikan kondisi pemudik tetap prima selama perjalanan.
Selain pelayanan dasar, BAZNAS Cianjur turut membuka layanan zakat fitrah serta bantuan darurat bagi pemudik yang mengalami kendala di perjalanan, seperti kehabisan biaya, kecelakaan, maupun tindak kriminal seperti pencopetan.
Ketua BAZNAS Kabupaten Cianjur, H. Tata, mengungkapkan bahwa pihaknya menargetkan sedikitnya 50 pemudik dapat merasakan manfaat langsung dari keberadaan posko tersebut. Ia menegaskan, program ini tidak hanya berorientasi pada pelayanan, tetapi juga menjadi sarana meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat.
“Kami berkomitmen untuk hadir membantu dan melayani para pemudik dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.
Keberadaan pos mudik ini diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pemudik dalam menempuh perjalanan panjang menuju kampung halaman, sehingga momen Lebaran dapat dirayakan dengan penuh kebahagiaan.
![]() |
Cianjur Hadirkan Program Mudik Gratis, BAZNAS Sediakan Layanan Lengkap bagi Pemudik |
Sementara itu, pada arus balik H+3, kondisi di sekitar Tugu Pramuka jalur Cianjur–Jonggol menunjukkan tingginya aktivitas pemudik. Dari catatan layanan kesehatan di Pospam BAZNAS, sebagian besar pemudik yang datang mengeluhkan tekanan darah tinggi. Kondisi tersebut diduga dipicu oleh kelelahan akibat perjalanan jauh.
Melalui program ini, BAZNAS Cianjur berharap dapat terus menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan kemanusiaan, sekaligus memperkuat semangat kepedulian sosial di tengah masyarakat.
(IK)

