![]() |
| Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Cipanas Mulai Stabil Pasca Idulfitri 1447 H |
zonapasundan.com,– Cianjur //Pasca perayaan Idulfitri 1447 Hijriah, dinamika harga kebutuhan pokok di Pasar Cipanas, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, mulai menunjukkan tren yang lebih stabil.
Setelah sempat mengalami lonjakan signifikan menjelang hari raya, sebagian besar komoditas kini berangsur kembali ke kisaran harga normal. Meski demikian, sejumlah bahan pokok masih bertahan di level yang relatif tinggi.
Kepala Sub Tata Usaha UPTD Pasar Cipanas, Solihat, menyampaikan bahwa kondisi pasar saat ini tengah berada dalam fase penyesuaian pasca Lebaran. Ia menjelaskan, secara umum harga kebutuhan pokok, khususnya sayur-mayur, telah mengalami penurunan meskipun belum terlalu signifikan.
“Harga-harga dari pedagang saat ini sudah cukup normal. Namun, untuk beberapa komoditas seperti daging dan cabai, masih berada di atas rata-rata,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (7/4/2026).
Ia mengungkapkan, harga daging yang sebelumnya sempat menyentuh Rp150 ribu per kilogram kini mulai turun ke kisaran Rp140 ribu hingga Rp135 ribu per kilogram, tergantung kualitas.
Sementara itu, harga cabai masih bertahan di angka Rp80 ribu hingga Rp85 ribu per kilogram, menjadikannya sebagai salah satu komoditas yang belum sepenuhnya kembali stabil.
Di sisi lain, harga sayur-mayur menunjukkan tren penurunan yang lebih terasa, meski masih berada dalam batas wajar. Beberapa jenis sayuran kini dijual di kisaran Rp29 ribu hingga Rp30 ribu per kilogram, menandakan adanya proses normalisasi setelah tingginya permintaan selama Ramadan dan Lebaran.
Tak hanya itu, faktor lain yang turut memengaruhi dinamika pasar adalah kenaikan harga bahan penunjang, seperti plastik dan pupuk. Solihat menyebutkan bahwa harga plastik mengalami lonjakan cukup signifikan, yakni antara 30 hingga 45 persen, yang berdampak pada meningkatnya biaya operasional pedagang.
Dari sisi aktivitas konsumen, Pasar Cipanas juga mengalami sedikit penurunan jumlah pembeli setelah Lebaran. Namun, kondisi tersebut dinilai masih dalam batas wajar.
“Memang ada penurunan daya beli masyarakat setelah Lebaran, tapi tidak terlalu signifikan,” jelasnya.
Secara keseluruhan, kondisi Pasar Cipanas saat ini mencerminkan fase transisi menuju kestabilan pasca momen Lebaran. Meskipun beberapa komoditas masih bertahan pada harga tinggi, tren yang berkembang menunjukkan adanya penyesuaian pasar menuju keseimbangan antara pasokan dan permintaan.
(Zun)
