TSroBSz6GfYiGpMiGfW6GpMlTd==

Momentum Hari Kartini! Sosok Inspiratif Perempuan Cianjur Bersuara

Momentum Hari Kartini! Sosok Inspiratif Perempuan Cianjur Bersuara




zonapasundan.com,- Cianjur //Peringatan Hari Kartini menjadi momentum penting bagi kaum perempuan untuk bangkit, berani bermimpi, dan melampaui rasa takut. Semangat itu disuarakan oleh tokoh perempuan Cianjur, Hj. Lilis Boy, yang menegaskan bahwa perjuangan perempuan harus terus hidup dan relevan di tengah perkembangan zaman.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan halal bihalal Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Kartini bersama Gabungan Organisasi Wanita (GOW) di Gedung Bale Rancage, Cianjur, Selasa (21/4/2026).

Menurutnya, sosok Raden Ajeng Kartini tetap menjadi inspirasi yang tak lekang oleh waktu. Namun, ia menekankan bahwa perjuangan Kartini saat ini tidak cukup hanya diperingati secara simbolis, melainkan harus diwujudkan melalui kebijakan yang nyata dan berdampak.

Ia menyoroti partisipasi angkatan kerja perempuan di Indonesia yang masih berada di kisaran 54–55 persen, jauh tertinggal dibandingkan laki-laki yang telah melampaui 80 persen. Kondisi tersebut menunjukkan masih adanya kesenjangan yang perlu diatasi secara struktural.

“Perjuangan Kartini hari ini adalah memastikan akses dan kesempatan yang setara benar-benar terwujud,” ujarnya.

Dalam konteks pembangunan daerah, Hj. Lilis menilai perempuan memiliki peran strategis sebagai penggerak ekonomi kerakyatan. Ia menyebut sekitar 60 persen pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) secara nasional merupakan perempuan, termasuk di Kabupaten Cianjur.

“Perempuan bukan hanya berkontribusi, tetapi menjadi fondasi ekonomi yang menopang stabilitas dan pertumbuhan daerah,” katanya.

Untuk memperkuat peran tersebut, ia mendorong Pemerintah Kabupaten Cianjur agar fokus pada tiga hal utama, yakni pemberdayaan ekonomi, perlindungan perempuan, serta peningkatan kapasitas. Langkah ini dinilai penting mengingat indeks pemberdayaan gender Indonesia masih berada di kisaran 70-an, yang menandakan adanya kesenjangan dalam partisipasi ekonomi dan politik.

Lebih lanjut, ia juga mengungkapkan kiprahnya di GOW yang telah dimulai sejak tahun 1982. Organisasi tersebut, kata dia, telah menjadi wadah lahirnya perempuan-perempuan hebat di Cianjur, dengan total 67 organisasi yang tergabung.

“GOW adalah wadah kebangkitan Kartini masa kini. Dari sini banyak perempuan yang tumbuh menjadi pemimpin, termasuk di dunia politik maupun sebagai pelaku UMKM yang tangguh,” ungkapnya.

Ia pun berharap perempuan Cianjur terus bangkit dan memberi manfaat luas bagi masyarakat.

“Habis gelap terbitlah terang. Semoga perempuan di Kabupaten Cianjur tidak hanya bermanfaat bagi dirinya sendiri, tetapi juga bagi orang lain,” pungkasnya.


Type above and press Enter to search.