![]() |
| Terlepas dari Pasung, Rudi Dapat Harapan Baru di Yayasan Rumah Ceria Repok Cianjur |
zonapasundan.com,- Cianjur //Sebuah aksi kemanusiaan kembali terwujud di wilayah Jawa Barat. Rudi (25), seorang pemuda asal Kabupaten Bogor yang mengalami gangguan jiwa (ODGJ), akhirnya mendapatkan harapan baru setelah bertahun-tahun hidup dalam kondisi memprihatinkan, bahkan sempat mengalami pemasungan.
Rudi diketahui merupakan warga Kampung Jaman Hilir RT 09/RW 09, Desa Sinarasa, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor. Selama kurang lebih lima tahun, ia hidup dalam keterbatasan akibat kondisi kejiwaannya. Keterbatasan akses layanan kesehatan serta minimnya pemahaman keluarga membuat Rudi sempat dipasung sebagai langkah darurat demi menjaga keselamatan.
Harapan baru datang pada Sabtu (11/4/2026), saat tim dari Yayasan Rumah Ceria Repok menjemput Rudi untuk mendapatkan perawatan yang lebih layak.
Proses penjemputan dipimpin langsung oleh Ketua Yayasan Rumah Ceria Repok, Rosini, yang juga merupakan petugas kesehatan jiwa di Puskesmas Sukamahi, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Cianjur. Penjemputan tersebut dilakukan melalui koordinasi dengan pemerintah Desa Sinarasa dan pihak keluarga.
Turut mendampingi dalam proses tersebut, pembina Rumah Ceria Repok Widiyono serta Ketua LKS Rumah Ceria Repok Muhamad Yusuf. Pihak keluarga dan Ketua RT setempat juga ikut mengantar sebagai bentuk dukungan.
Selanjutnya, Rudi dibawa ke Yayasan Rumah Ceria Repok yang berlokasi di Kampung Cibadak RT 02/RW 08, Desa Sukamahi, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Cianjur, untuk menjalani perawatan secara lebih manusiawi dan berkelanjutan.
Ketua RT setempat, Dede, mengungkapkan bahwa kondisi Rudi telah berlangsung cukup lama dan menjadi perhatian lingkungan.
“Kurang lebih hampir lima tahun kondisi seperti ini. Kami berharap dengan penanganan di yayasan, Rudi bisa segera membaik dan kembali hidup normal seperti masyarakat lainnya,” ujarnya.
Ia juga memastikan bahwa pihak lingkungan akan terus memantau perkembangan Rudi serta menjalin komunikasi dengan keluarga dan yayasan.
Sementara itu, Rosini menjelaskan bahwa penjemputan ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan sebelumnya setelah menerima laporan dari ibu Rudi.
“Alhamdulillah hari ini kita bisa melakukan pelepasan pasung dan langsung membawa Rudi ke yayasan untuk dirawat. Ini bentuk kepedulian bersama terhadap sesama,” ungkapnya.
Rosini menegaskan, praktik pemasungan terhadap ODGJ seharusnya tidak lagi terjadi. Menurutnya, penanganan medis melalui tenaga profesional jauh lebih efektif dan manusiawi.
![]() |
| Terlepas dari Pasung, Rudi Dapat Harapan Baru di Yayasan Rumah Ceria Repok Cianjur |
“Pasung itu tidak diperbolehkan. Gangguan jiwa bisa ditangani dengan pengobatan rutin, baik melalui dokter maupun fasilitas kesehatan terdekat. Kami berharap ke depan tidak ada lagi kasus seperti ini,” tegasnya.
Ia pun mengimbau masyarakat untuk tidak ragu mencari bantuan medis atau lembaga sosial jika memiliki anggota keluarga dengan gangguan kejiwaan.
Penjemputan Rudi menjadi simbol harapan baru, tidak hanya bagi dirinya dan keluarga, tetapi juga bagi masyarakat luas. Bahwa melalui kepedulian dan kolaborasi, peluang hidup yang lebih layak bagi ODGJ dapat terwujud.
Kini, perjalanan pemulihan Rudi dimulai. Bersama para relawan dan tenaga pendamping di Yayasan Rumah Ceria Repok, harapan itu kembali menyala harapan untuk sembuh, hidup lebih layak, dan kembali menjadi bagian utuh dari masyarakat.
Zun

