![]() |
| Apresiasi Keseriusan KDS Tangani Darurat Sampah, Menteri LH Dorong Percepatan Realisasi TPST Oxbow Cicukang Menjadi PSEL |
zonapasundan.com,- Bandung //Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat mendorong percepatan realisasi pengembangan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di TPST Oxbow Cicukang.
Hal tersebut disampaikan saat Menteri LH meninjau langsung TPST Oxbow Cicukang di Desa Mekar Rahayu, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung, Minggu (10/5/2026).
Menurut Jumhur Hidayat, TPST Cicukang dipersiapkan untuk mengolah sampah menjadi energi dengan kapasitas pasokan sampah mencapai 1.000 ton per hari.
“Jadi, kita akan bawa ini ke rapat koordinasi terbatas (rakortas). Apabila kemudian nanti sudah diputuskan, maka lelang TPST waste to energy akan dipercepat,” jelasnya.
Namun, sambil menunggu terealisasinya pembangunan PSEL di TPST Cicukang, pihaknya meminta fasilitas yang sudah tersedia seperti insinerator tetap dimanfaatkan untuk membantu penanganan sampah, khususnya di Kabupaten Bandung.
“Jadi, kita upayakan bisa dipercepat agar masalah sampah ini tidak sampai berlarut-larut,” tandas Jumhur.
Saat ditanya mengenai target waktu pembangunan, Jumhur menyebut proses realisasi pembangunan PSEL diperkirakan memakan waktu satu hingga dua tahun, mulai dari proses lelang hingga penunjukan pemenang proyek.
“Ya, harusnya setahun itu sudah jadi. Bisa dipercepat karena ini sudah perintah langsung dari Pak Presiden. Pokoknya sambil proses pembangunan berjalan ini manfaatkan dulu fasilitas yang ada,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman menyampaikan bahwa Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berkomitmen menjadikan persoalan sampah sebagai salah satu prioritas utama di Jawa Barat.
“Kami bersama-sama berkomitmen menyelesaikan sampah di Bandung Raya mulai dari hulu ke hilir. Jangan hanya mengandalkan hilir. Alhamdulillah, Pak Bupati Bandung juga sangat concern dan kita akan gaspol dengan melibatkan semua komponen,” ungkap Herman.
Bupati Bandung Dadang Supriatna mengapresiasi kehadiran Menteri LH dan Sekda Jabar di TPST Cicukang sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam menangani persoalan sampah di Bandung Raya, khususnya di Kabupaten Bandung.
Menurut pria yang akrab disapa KDS itu, rencana pembangunan PSEL akan membuat TPST Cicukang lebih representatif dalam penanggulangan sampah di Kabupaten Bandung.
“Kabupaten Bandung sendiri memang saat ini sedang darurat sampah karena ada keterbatasan kuota sampah hanya 280 ton per hari ke TPA Sarimukti, sementara produksi sampah Kabupaten Bandung sendiri mencapai 1.800 ton per hari,” kata KDS.
![]() |
| Apresiasi Keseriusan KDS Tangani Darurat Sampah, Menteri LH Dorong Percepatan Realisasi TPST Oxbow Cicukang Menjadi PSEL |
Akibat kondisi darurat sampah tersebut, KDS mengakui pemerintah daerah kerap menerima keluhan dari masyarakat. Meski demikian, ia berharap tumbuh kesadaran bersama bahwa persoalan sampah merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat, bukan hanya pemerintah.
“Mari kita mulai apik menangani sampah dari rumah dulu atau hulunya, untuk dipilah terlebih dahulu, karena nanti kita juga ada beberapa inovasi seperti bank sampah yang ditempatkan di tiap-tiap desa dan bekerja sama dengan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP),” serunya.
Jurnalis: Amad Ma’muri

