TSroBSz6GfYiGpMiGfW6GpMlTd==

IGTKI-PGRI Kabupaten Cianjur Peringati HUT ke-76, Dorong Kesejahteraan Guru TK dan Wajib Belajar 13 Tahun

IGTKI-PGRI Kabupaten Cianjur Peringati HUT ke-76, Dorong Kesejahteraan Guru TK dan Wajib Belajar 13 Tahun




zonapasundan.com,- Cianjur //Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) PGRI tingkat Kabupaten Cianjur menggelar peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 di Gedung Pancaniti Pendopo Kabupaten Cianjur, Minggu (17/5/2026). Kegiatan tersebut dihadiri ratusan guru taman kanak-kanak dari berbagai kecamatan di Kabupaten Cianjur.

Peringatan HUT IGTKI-PGRI tahun ini mengusung tema “Guru Sejahtera, Pendidikan Taman Kanak-Kanak sebagai Pondasi Wajib Belajar 13 Tahun.” Acara berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan para pendidik anak usia dini.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Cianjur, Ruhli Solehudin, yang hadir mewakili Bupati Cianjur menyampaikan apresiasi atas dedikasi para guru TK dalam membangun pondasi pendidikan sejak usia dini.

Menurutnya, momentum HUT IGTKI-PGRI ke-76 menjadi pengingat pentingnya meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus memperkuat semangat pengabdian para tenaga pendidik.

“Semoga dengan adanya ulang tahun ini dapat menambah motivasi dan spirit bagi kita semua, terutama untuk menuju pendidikan yang berkualitas,” ujar Ruhli.

Ia juga menegaskan pentingnya mendukung program wajib belajar 13 tahun yang dimulai dari jenjang pendidikan anak usia dini atau taman kanak-kanak.

“Sesuaikan dengan regulasi dan aturan, mari kita jalankan wajib belajar 13 tahun yang dimulai dari pendidikan TK sejak usia enam tahun,” katanya.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Cianjur, lanjut Ruhli, terus berupaya meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik, khususnya bagi guru TK yang belum mendapatkan sertifikasi.

“Bagi guru yang belum mendapatkan sertifikasi, kami terus mengajukan agar mendapatkan insentif. Itu merupakan hak mereka dan kewajiban pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan pendidik dan tenaga kependidikan sesuai kuota dan kemampuan anggaran pemerintah,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua IGTKI-PGRI Kabupaten Cianjur, Imas Susanti Sobandi, menjelaskan kegiatan tersebut diikuti sekitar 400 peserta dari 32 kecamatan di Kabupaten Cianjur.

Menurut Imas, peserta yang hadir merupakan perwakilan dari 16 Pengurus Cabang (PC) IGTKI-PGRI se-Kabupaten Cianjur, di antaranya PC Cianjur, Karangtengah, Cipanas, Pacet, Cugenang, Cilaku, Cibeber, Campaka, Sukanagara, Cibinong, Takokak, Sindangbarang, Haurwangi, Ciranjang, dan Mande.

“Kegiatan ini menjadi momentum perjuangan kami untuk meningkatkan kesejahteraan guru-guru taman kanak-kanak, termasuk mendorong kesetaraan agar guru TK dapat mengikuti seleksi PPPK dan diakui pemerintah,” ungkapnya.

IGTKI-PGRI Kabupaten Cianjur Peringati HUT ke-76, Dorong Kesejahteraan Guru TK dan Wajib Belajar 13 Tahun




Ia menambahkan, hingga saat ini masih banyak guru TK yang belum memperoleh tunjangan sertifikasi meski sebagian sudah berstatus ASN.

“Harapan kami ke depan, pemerintah khususnya di Kabupaten Cianjur dan umumnya di Indonesia dapat terus memperhatikan kesejahteraan guru TK, karena kami masih terus berjuang agar guru-guru taman kanak-kanak mendapatkan kesempatan dan kesetaraan dalam mengikuti PPPK,” pungkasnya.


Bayu

Type above and press Enter to search.