TSroBSz6GfYiGpMiGfW6GpMlTd==

Jejak Sidik Jari di Pintu Geser dan Botol Obat Nyamuk Bongkar Alibi Pembantai Satu Keluarga di Paoman

Jejak Sidik Jari di Pintu Geser dan Botol Obat Nyamuk Bongkar Alibi Pembantai Satu Keluarga di Paoman





zonapasundan.com,- Bandung //Upaya tersangka Ririn Rifanto alias Irin untuk mengaburkan keterlibatannya dalam kasus pembantaian satu keluarga di Jalan Siliwangi, Kelurahan Paoman, akhirnya terbongkar melalui penyelidikan ilmiah kepolisian.

Meski sempat diduga berusaha merapikan lokasi kejadian dan menghilangkan jejak, Tim Inafis Polda Jawa Barat berhasil menemukan bukti krusial berupa sidik jari laten yang mengarah langsung kepada tersangka.

Kabid Humas Polda Jabar, Hendra Rochmawan, mengungkapkan bahwa titik terang pengungkapan kasus bermula dari ketelitian petugas saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di rumah korban.

“Tim identifikasi menemukan sidik jari identik milik tersangka di pintu geser yang menghubungkan ruang tengah dengan area kamar. Padahal sebelumnya tersangka mencoba membangun alibi bahwa dirinya tidak masuk ke area privasi korban,” ujar Kombes Pol. Hendra Rochmawan, Senin (11/5/2026).

Tak hanya itu, penyidik juga menemukan barang bukti penting di dalam kamar korban Sachroni, yakni sebuah botol obat nyamuk semprot merek Vape berwarna kuning yang masih menyimpan sidik jari tersangka.

Menurut polisi, botol tersebut diduga sempat dipegang pelaku saat memastikan para korban sudah tidak bernyawa.

“Sidik jari di botol obat nyamuk itu identik. Ini membuktikan bahwa tersangka berada di titik terdalam rumah tersebut untuk mengeksekusi para korban. Pemadanan data dengan basis data E-KTP nasional mengonfirmasi 100 persen bahwa itu adalah jejak Ririn,” tegasnya.

Temuan forensik tersebut kini menjadi dasar kuat bagi penyidik untuk menjerat tersangka dengan pasal pembunuhan berencana. Polisi menegaskan bahwa sekecil apa pun jejak yang tertinggal di lokasi kejadian dapat menjadi bukti penting dalam mengungkap tindak kejahatan.

Meski pelaku diduga berupaya membersihkan darah dan merapikan kondisi rumah untuk menghilangkan kecurigaan, bukti mikroskopis yang tertinggal justru menjadi saksi bisu yang memperkuat keterlibatannya dalam kasus tragis tersebut.

Sumber: Polda Jawa Barat⁠�

Penulis: Amad Ma'muri

Type above and press Enter to search.