![]() |
| Ketua BAZNAS Cianjur Soroti Penghimpunan Zakat Masih Belum Maksimal |
zonapasundan.com,- Cianjur //H. Tata A.Pi. mengaku bersyukur usai mengikuti tahapan tes tertulis berbasis Computer Assisted Test (CAT) dalam proses seleksi pimpinan BAZNAS Kabupaten Cianjur periode 2026–2031.
Kepada wartawan, Tata mengatakan seluruh peserta telah menjalani tahapan seleksi dengan baik. Ia berharap siapapun yang nantinya terpilih sebagai pimpinan BAZNAS dapat membawa lembaga tersebut menjadi lebih baik dibanding periode sebelumnya.
“Alhamdulillah barusan sudah mengikuti tes tertulis bersama para peserta lainnya. Harapan saya, siapapun yang nanti mendapatkan amanah sebagai pimpinan BAZNAS periode mendatang, tentu harus lebih baik dibanding periode sebelumnya,” ujarnya.
Sebagai petahana, Tata juga mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat yang ikut dalam proses seleksi pimpinan BAZNAS Kabupaten Cianjur. Menurutnya, hal itu menjadi bukti meningkatnya kepedulian masyarakat terhadap pengelolaan zakat.
Ia menilai keberadaan BAZNAS Kabupaten Cianjur memiliki peran strategis dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi kalangan mustahik atau penerima manfaat zakat di Kabupaten Cianjur.
“Saya sangat mengapresiasi banyaknya peminat yang ikut seleksi ini. Artinya masyarakat memiliki kepedulian terhadap pengelolaan zakat. BAZNAS ini sangat diperlukan untuk meningkatkan kesejahteraan mustahik di Kabupaten Cianjur,” katanya.
Tata juga membeberkan materi yang diujikan dalam seleksi pengetahuan dasar. Menurutnya, terdapat tiga kategori utama yang menjadi fokus penilaian peserta, yakni regulasi, fikih zakat, dan wawasan kebangsaan.
“Kalau saya perhatikan, materi seleksi mencakup regulasi, fikih zakat, dan wawasan kebangsaan. Itu tiga kategori utama yang diuji,” jelasnya.
Saat ditanya mengenai peluang dirinya kembali memimpin BAZNAS Kabupaten Cianjur periode 2026–2031, Tata mengaku tidak terlalu berambisi. Ia menyebut keikutsertaannya lebih sebagai bentuk partisipasi dan pengabdian.
“Saya tidak bisa mengatakan optimis atau tidak. Saya ikut berpartisipasi untuk menyemangati saja. Usia saya sekarang sudah 64 tahun. Kalau memang nanti tidak mendapat peluang, mungkin memang sudah waktunya saya istirahat,” ungkapnya.
Meski demikian, ia menegaskan tetap siap mengabdi apabila masih dipercaya untuk memimpin lembaga pengelola zakat tersebut.
“Kalau memang saya memenuhi syarat dan masih diperlukan, tentu saya siap mengabdi,” ucapnya.
Dalam kesempatan itu, Tata turut mengungkap sejumlah pekerjaan rumah yang menurutnya masih belum maksimal selama masa kepemimpinannya. Salah satu persoalan utama yakni penghimpunan zakat mal yang dinilai masih jauh dari target.
“PR terbesar itu penghimpunan zakat mal. Saat ini baru sekitar 30 persen yang bisa terhimpun. Itu belum maksimal,” katanya.
Selain zakat mal, penghimpunan zakat dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cianjur juga dinilai masih membutuhkan penguatan.
Menurut Tata, kontribusi zakat ASN di lingkungan Kementerian Agama sudah berjalan cukup baik. Namun, untuk ASN pemerintah daerah masih perlu penataan lebih lanjut agar penghimpunan zakat bisa lebih optimal.
“Kalau ASN Kemenag alhamdulillah sudah cukup bagus. Tapi ASN pemerintah daerah masih perlu penataan dan penguatan lagi,” jelasnya.
Tata menegaskan dirinya tetap akan mendukung siapapun yang nantinya terpilih sebagai pimpinan BAZNAS Kabupaten Cianjur periode mendatang. Ia menilai pergantian kepemimpinan merupakan hal yang wajar dalam sebuah organisasi.
“Kalau saya tidak terpilih, itu sesuatu yang wajar. Saya akan tetap mendukung siapapun yang nanti mendapatkan amanah. Bahkan saya ingin menyampaikan PR-PR yang belum terselesaikan agar bisa dilanjutkan,” ujarnya.
Apabila tidak kembali terpilih, Tata mengaku ingin lebih fokus menjalankan aktivitas keagamaan dan pembinaan di lingkungan pesantren.
![]() |
| Ketua BAZNAS Cianjur Soroti Penghimpunan Zakat Masih Belum Maksimal |
“Kalau nanti tidak terpilih, mungkin saya lebih banyak di masjid dan pesantren. Saya ingin fokus membina para santri dan jamaah,” katanya.
Di akhir keterangannya, Tata berpesan agar pimpinan BAZNAS yang terpilih nantinya dapat menjalankan amanah sesuai regulasi dan ketentuan syariat Islam, khususnya dalam penghimpunan serta pendistribusian zakat.
“Siapapun yang terpilih nanti, semoga menjalankan amanah sesuai regulasi dan ketentuan syariat. Penghimpunan zakat itu ada dalam Surat At-Taubah ayat 103, sedangkan pendistribusiannya di ayat 60,” pungkasnya.
Iwan

