![]() |
| Beauty Class Jadi Jalan Perempuan Bandung Raih Kemandirian Ekonomi |
zonapasundan.com,- Bandung / Perempuan memiliki peran strategis dalam membangun ketahanan keluarga sekaligus mendorong kemajuan daerah. Berangkat dari semangat tersebut, Ketua TP PKK Kabupaten Bandung, Emma Dety Permanawati, mengajak kaum perempuan untuk terus mengembangkan keterampilan yang dimiliki dan menjadikannya sebagai peluang usaha yang produktif guna meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Ajakan tersebut disampaikan saat membuka kegiatan Peningkatan Kapasitas Organisasi Perempuan melalui Pelatihan Tata Rias (Beauty Class) yang digelar di Gedung Mochamad Toha, Soreang, Rabu (17/6/2026).
Kegiatan hasil kolaborasi antara TP PKK Kabupaten Bandung dan Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dalddukppa) Kabupaten Bandung itu diikuti sekitar 200 peserta dari berbagai kecamatan.
Dalam sambutannya, Emma menegaskan bahwa keterampilan tata rias bukan sekadar kemampuan untuk menunjang penampilan, tetapi juga dapat menjadi modal berharga dalam membuka peluang usaha yang menjanjikan.
Menurutnya, di tengah dinamika ekonomi yang terus berkembang, perempuan perlu memiliki keterampilan yang mampu memberikan nilai tambah dan peluang penghasilan bagi keluarga.
"Pelatihan beauty class ini bukan hanya untuk mempercantik diri dan meningkatkan rasa percaya diri. Lebih dari itu, keterampilan yang diperoleh dapat dikembangkan menjadi usaha yang menghasilkan. Jika sudah mahir, manfaatkan kemampuan tersebut sebagai peluang untuk menambah penghasilan keluarga," ujar Emma.
![]() |
| Beauty Class Jadi Jalan Perempuan Bandung Raih Kemandirian Ekonomi |
Ia menilai perempuan memiliki potensi besar untuk tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, kreatif, dan berdaya saing. Oleh karena itu, pelatihan semacam ini tidak hanya menjadi sarana meningkatkan kemampuan teknis, tetapi juga menjadi ruang untuk memperluas wawasan, membangun relasi, serta memperkuat jejaring yang dapat mendukung pengembangan usaha di masa mendatang.
Menurut Emma, perempuan yang berdaya secara ekonomi akan memberikan dampak positif yang luas. Tidak hanya bagi dirinya sendiri, tetapi juga bagi keluarga, anak-anak, hingga lingkungan sosial tempat mereka berada.
"Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas hidup perempuan sekaligus memperkuat kontribusi perempuan terhadap pembangunan daerah," katanya.
Lebih lanjut, Emma meyakini bahwa perempuan yang memiliki kemampuan dan kemandirian ekonomi akan melahirkan keluarga yang lebih kuat dan sejahtera.
Dari keluarga yang kokoh tersebut akan tumbuh masyarakat yang tangguh, yang pada akhirnya menjadi fondasi penting dalam mewujudkan Kabupaten Bandung yang maju, mandiri, dan berdaya saing.
Pelatihan tata rias ini menjadi salah satu langkah nyata dalam mendorong pemberdayaan perempuan melalui peningkatan kapasitas dan keterampilan.
Selain memberikan bekal pengetahuan praktis, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu membuka peluang usaha baru serta mendorong lahirnya pelaku usaha perempuan yang kreatif dan inovatif di Kabupaten Bandung.
Kegiatan ini turut mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk sektor perbankan, dunia usaha, serta organisasi kemasyarakatan yang memiliki perhatian terhadap penguatan peran perempuan.
![]() |
| Beauty Class Jadi Jalan Perempuan Bandung Raih Kemandirian Ekonomi |
Kolaborasi tersebut menjadi bukti bahwa pemberdayaan perempuan merupakan tanggung jawab bersama dalam menciptakan masyarakat yang lebih sejahtera dan berkelanjutan.
Dengan semangat belajar dan berinovasi, para peserta diharapkan mampu memanfaatkan keterampilan yang diperoleh sebagai langkah awal menuju kemandirian ekonomi. Sebab, perempuan yang berdaya bukan hanya mampu mengubah kehidupannya sendiri, tetapi juga menjadi penggerak perubahan bagi keluarga, masyarakat, dan pembangunan daerah.
(Red 01)


