![]() |
Polsek Mande dan Warga Bersihkan Eceng Gondok, Dermaga Jangari Kembali Lapang |
zonapasundan.com,- Cianjur //Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan kembali ditunjukkan jajaran Polsek Mande bersama masyarakat sekitar melalui aksi pembersihan tanaman eceng gondok yang menutupi area Dermaga Waduk Jangari, Desa Bobojong, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, Senin (8/6/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam menjaga kebersihan kawasan perairan sekaligus mendukung kelancaran aktivitas ekonomi dan pariwisata yang berkembang di sekitar waduk.
Sejak pukul 08.00 WIB, personel Polsek Mande bersama warga turun langsung ke area dermaga untuk mengangkat dan membersihkan hamparan eceng gondok yang selama beberapa waktu terakhir menutupi sebagian jalur perairan.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolsek Mande, AKP Eriyanto, yang turut terlibat bersama anggotanya dalam proses pembersihan.
Keberadaan eceng gondok yang tumbuh tidak terkendali di kawasan waduk dinilai telah memberikan dampak terhadap berbagai aktivitas masyarakat. Selain menghambat pergerakan perahu nelayan, tanaman air tersebut juga berpotensi mengganggu proses distribusi pakan bagi pelaku budidaya ikan serta mengurangi kenyamanan wisatawan yang berkunjung ke Waduk Jangari.
Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, terlihat sinergi yang kuat antara aparat kepolisian dan masyarakat. Dengan menggunakan peralatan sederhana, mereka bahu-membahu membersihkan area dermaga demi mengembalikan fungsi kawasan perairan agar dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.
Kapolsek Mande, AKP Eriyanto, mengatakan bahwa kegiatan pembersihan eceng gondok merupakan bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.
Menurutnya, menjaga kebersihan kawasan waduk memiliki nilai strategis karena berkaitan langsung dengan aktivitas ekonomi masyarakat yang menggantungkan hidup dari sektor perikanan dan pariwisata.
“Pembersihan eceng gondok ini dilakukan agar tidak menghambat aktivitas nelayan saat mencari ikan maupun ketika melakukan bongkar muat pakan. Selain itu, kawasan dermaga yang bersih dan tertata tentu akan memberikan kenyamanan bagi wisatawan yang datang berkunjung ke Waduk Jangari,” ujar AKP Eriyanto.
Ia menjelaskan bahwa persoalan eceng gondok bukan hanya berkaitan dengan estetika lingkungan, tetapi juga menyangkut kelancaran mobilitas di kawasan perairan. Jika tidak ditangani secara serius, pertumbuhan tanaman tersebut dapat semakin meluas dan berdampak pada produktivitas masyarakat yang beraktivitas di waduk.
Lebih jauh, AKP Eriyanto menuturkan bahwa kegiatan bersih-bersih tersebut tidak sekadar difokuskan pada upaya penanganan gulma air, melainkan juga menjadi media edukasi sosial untuk menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Menurutnya keberhasilan menjaga ekosistem perairan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.
Dalam kesempatan itu, petugas juga mengingatkan warga agar tidak membuang sampah sembarangan ke sungai maupun kawasan waduk.
Perilaku tersebut dinilai dapat mempercepat terjadinya pencemaran lingkungan dan memicu berbagai persoalan ekologis yang berdampak pada kehidupan masyarakat dalam jangka panjang.
Selain itu, masyarakat diajak untuk kembali menghidupkan budaya gotong royong yang selama ini menjadi identitas dan kekuatan sosial bangsa Indonesia. Melalui kebersamaan dan rasa memiliki terhadap lingkungan, berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat diyakini dapat diselesaikan dengan lebih efektif dan berkelanjutan.
AKP Eriyanto mengungkapkan bahwa kegiatan pembersihan eceng gondok di Waduk Jangari bukanlah kegiatan yang bersifat seremonial semata. Selama tiga pekan terakhir, program tersebut telah dilaksanakan secara rutin dan konsisten setiap hari dengan melibatkan personel kepolisian serta masyarakat setempat.
Upaya yang dilakukan secara berkesinambungan tersebut mulai menunjukkan hasil yang positif. Area dermaga yang sebelumnya dipenuhi eceng gondok kini berangsur lebih bersih, sehingga akses masyarakat menjadi lebih mudah dan aktivitas di kawasan perairan dapat berjalan lebih lancar.
“Alhamdulillah, setelah tiga minggu dilakukan secara rutin, kondisi dermaga mulai terlihat lebih bersih dan aktivitas masyarakat menjadi lebih lancar. Ini merupakan hasil dari kerja sama yang baik antara kepolisian dan masyarakat,” katanya.
Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan mampu memberikan dampak nyata bagi kehidupan masyarakat.
Selain menciptakan kawasan yang lebih bersih dan nyaman, kegiatan tersebut juga memperkuat hubungan antara aparat kepolisian dan warga dalam membangun lingkungan yang sehat serta produktif.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan dukungan seluruh unsur masyarakat, pemerintah desa, kelompok nelayan, hingga para pelaku usaha yang beraktivitas di kawasan Waduk Jangari.
Dengan demikian, kebersihan dan kelestarian lingkungan dapat terus terjaga sebagai aset penting yang memberikan manfaat bagi banyak orang.
![]() |
Polsek Mande dan Warga Bersihkan Eceng Gondok, Dermaga Jangari Kembali Lapang |
Lebih dari sekadar kegiatan pembersihan, aksi gotong royong tersebut menjadi refleksi nyata bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Kesadaran kolektif yang tumbuh dari masyarakat diyakini menjadi fondasi penting dalam menciptakan kawasan Waduk Jangari yang bersih, lestari, dan mampu memberikan nilai ekonomi maupun sosial bagi generasi sekarang dan masa yang akan datang.
Di tengah berbagai tantangan lingkungan yang semakin kompleks, langkah sederhana yang dilakukan Polsek Mande bersama masyarakat ini menjadi contoh positif bahwa kepedulian, kolaborasi, dan konsistensi merupakan kunci utama dalam menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus mendukung keberlangsungan kehidupan masyarakat di sekitar kawasan waduk.
Ben

