![]() |
| Potret Pilu di Balik Rumah Rapuh Nanang, Warga Cisaat Akhirnya Dapat Bantuan Rp20 Juta dari Dinsos Cianjur |
zonapasundan.com,- Cianjur //Kisah pilu yang dialami Nanang (46), warga Kampung Cisaat, Desa Sabandar, Kabupaten Cianjur, akhirnya mendapat perhatian dari pemerintah. Setelah bertahun-tahun tinggal di rumah yang kondisinya sangat memprihatinkan dan mengancam keselamatan penghuni.
Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Cianjur turun tangan memberikan bantuan senilai Rp20 juta.
Kondisi rumah Nanang sebelumnya menjadi sorotan masyarakat karena dinilai sudah tidak layak huni.
Bangunan yang tampak rapuh di sejumlah bagian tersebut menimbulkan kekhawatiran, terutama saat hujan deras dan angin kencang melanda wilayah tersebut.
Kekhawatiran akan kemungkinan rumah ambruk sewaktu-waktu selalu menghantui dirinya dan keluarga.
Fenomena ini pun memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat, apakah sebuah rumah harus menunggu benar-benar ambruk terlebih dahulu untuk mendapatkan perhatian dan tindakan nyata dari pihak terkait?.
Saat dikonfirmasi pada Selasa (16/6/2026), Nanang mengaku bersyukur setelah menerima kabar bahwa rumahnya akan mendapatkan bantuan dari Dinas Sosial Kabupaten Cianjur.
Menurutnya, beberapa petugas dari Dinas Sosial telah datang langsung ke kediamannya untuk melihat kondisi rumah yang selama ini ditempatinya bersama keluarga.
"Katanya ada bantuan sekitar Rp20 juta dari Dinas Sosial. Saya juga belum tahu nanti bentuknya seperti apa, apakah berupa uang atau barang. Yang jelas saya sangat berterima kasih karena sudah ada perhatian dan bantuan untuk keluarga kami," ujar Nanang.
Ia menjelaskan bahwa informasi yang diterimanya menyebutkan bantuan tersebut bisa diberikan dalam bentuk material bangunan maupun bentuk bantuan berupa uang sesuai ketentuan program yang ada.
Meski belum mengetahui secara pasti mekanisme pencairan maupun bentuk bantuan yang akan diterima, Nanang mengaku sangat bersyukur atas kepedulian yang diberikan pemerintah daerah melalui Dinas Sosial Kabupaten Cianjur.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada Dinas Sosial yang sudah datang langsung melihat kondisi rumah kami. Apa yang selama ini diberitakan bukanlah rekayasa. Kondisi rumah memang seperti ini adanya dan kami benar-benar membutuhkan bantuan," katanya.
Nanang menuturkan, selama ini dirinya selalu dihantui rasa cemas setiap kali hujan turun. Bagian rumah yang sudah lapuk membuat dirinya khawatir akan keselamatan anggota keluarganya.
"Kalau hujan deras, saya selalu waswas. Setiap turun hujan pasti kepikiran takut terjadi sesuatu. Perasaan cemas itu selalu ada karena kondisi rumah memang sudah seperti ini," ungkapnya.
Bantuan yang diberikan Dinas Sosial Kabupaten Cianjur tersebut diharapkan dapat menjadi solusi agar rumah Nanang dapat diperbaiki dan kembali layak ditempati.
Selain memberikan rasa aman bagi keluarga, bantuan itu juga menjadi bukti bahwa aspirasi masyarakat yang membutuhkan masih mendapat perhatian dari pemerintah.
Di sisi lain, peristiwa ini menjadi pengingat bahwa masih terdapat warga yang hidup dalam keterbatasan dan membutuhkan uluran tangan dari berbagai pihak.
Kepedulian sosial serta respons cepat terhadap kondisi warga kurang mampu menjadi hal penting agar kejadian serupa tidak terus berulang.
Kini, Nanang hanya berharap proses bantuan dari mana pun yang terketuk hatinya dapat segera terealisasi sehingga dirinya dan keluarga dapat menjalani kehidupan dengan lebih tenang tanpa dihantui rasa takut setiap kali hujan datang mengguyur rumah yang selama ini menjadi tempat berteduh mereka.
Ben
