![]() |
| TMMD Ke-129 Kodim 0608/Cianjur Masuki Hari Ketiga, Pembangunan Infrastruktur di Desa Mekarmukti Terus Dikebut |
zonapasundan.com,- Cianjur //Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan Kodim 0608/Cianjur terus menunjukkan progres positif. Memasuki hari ketiga pelaksanaan, Sabtu (18/7/2026), berbagai sasaran fisik mulai menunjukkan perkembangan yang signifikan di Desa Mekarmukti, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Cianjur.
Sejak pukul 07.00 WIB, seluruh personel yang tergabung dalam Satgas TMMD langsung menempati sektor pekerjaan masing-masing untuk melanjutkan pembangunan. Kegiatan dihentikan sementara pada pukul 12.00 WIB untuk istirahat, salat, dan makan siang (Ishoma), kemudian kembali dilanjutkan pukul 13.00 WIB hingga seluruh rangkaian pekerjaan berakhir pada pukul 16.00 WIB. Seluruh kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif, didukung kondisi cuaca yang cerah sepanjang hari.
Pada sasaran fisik, pembangunan jalan terus mengalami peningkatan. Pekerjaan betonisasi jalan sepanjang 872 meter dengan lebar 4 meter telah mencapai progres 43 persen.
Sementara itu, pekerjaan hotmix jalan sepanjang 90 meter dengan lebar 4 meter hampir rampung dengan capaian 91,1 persen.
Selain itu, pembangunan dua titik Tembok Penahan Tanah (TPT) masing-masing sepanjang 15 meter dengan tinggi 1 meter juga terus dikerjakan dan telah mencapai progres 50 persen pada masing-masing titik.
Keberadaan TPT ini diharapkan mampu memperkuat struktur tanah sekaligus mengurangi potensi longsor di kawasan tersebut.
Di sektor program unggulan TNI Angkatan Darat, pembangunan jaringan pipanisasi di lima titik yang tersebar di Kampung Cicatang, Cigombong, Citamiang, Mekarmukti, dan Sindang telah mencapai progres 16 persen pada setiap lokasi. Program ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap kebutuhan air bersih.
Program penanaman 1.000 pohon juga mulai berjalan dengan capaian 10 persen sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian lingkungan. Sementara itu, renovasi lima unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik warga masing-masing telah mencapai progres 6,4 persen. Rumah-rumah tersebut merupakan milik Entis Sutisna, Dadan, Burhanudin, Angga Purnama, dan Gilang Gumilar yang berada di beberapa kampung di Desa Mekarmukti.
Pembangunan lima unit Mandi, Cuci, Kakus (MCK) umum juga mulai dikerjakan dengan progres awal sebesar 1 persen di masing-masing lokasi, yakni di Kampung Citamiang, Cigombong, Mekarmukti, Mekartani, dan Cicatang.
Selain pembangunan infrastruktur, Satgas TMMD juga telah menuntaskan kegiatan pembagian bantuan sembako kepada masyarakat dengan capaian 100 persen. Adapun sejumlah program nonfisik, seperti penyuluhan wawasan kebangsaan, ketertiban masyarakat, pertanian, kesehatan, UMKM, ketahanan pangan, pemberian makanan tambahan untuk pencegahan stunting, serta kegiatan pembersihan lingkungan, dijadwalkan akan dilaksanakan pada tahapan berikutnya sesuai agenda pelaksanaan TMMD.
Pelaksanaan TMMD Ke-129 melibatkan sinergi berbagai unsur, terdiri dari 107 personel TNI AD, 15 personel TNI AL, 20 personel TNI AU, delapan personel Pemerintah Daerah, serta 50 warga masyarakat yang secara aktif bergotong royong bersama Satgas TMMD. Untuk menunjang pekerjaan di lapangan, digunakan tiga unit molen, satu set peralatan pertukangan, serta satu unit ekskavator PC-75.
Meski pelaksanaan kegiatan berjalan lancar, terdapat sejumlah tantangan yang menjadi perhatian. Ketersediaan air untuk mendukung pekerjaan konstruksi harus terus dipastikan mengingat tingginya kebutuhan selama proses pembangunan.
| TMMD Ke-129 Kodim 0608/Cianjur Masuki Hari Ketiga, Pembangunan Infrastruktur di Desa Mekarmukti Terus Dikebut |
Selain itu, lokasi kegiatan yang cukup jauh dari pusat kota menjadi kendala tersendiri dalam distribusi material sehingga diperlukan pengaturan logistik yang optimal agar seluruh target pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu.
Di sisi lain, pengawasan terhadap personel maupun material juga terus diperketat. Hal ini penting mengingat kegiatan TMMD melibatkan interaksi langsung dengan masyarakat sehingga keamanan, ketertiban, dan keselamatan seluruh pihak harus tetap menjadi prioritas utama.
Melalui semangat gotong royong antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, Program TMMD Ke-129 diharapkan mampu mempercepat pembangunan infrastruktur pedesaan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat sebagai fondasi utama pembangunan nasional.
Harry
