![]() |
| Pasar Malam Masih Punya Tempat di Hati Warga, PT Candra Jaya Buktikan Hiburan Rakyat Tak Lekang Zaman |
zonapasundan.com,- Cianjur //Di tengah geliat zaman yang terus bergerak dan perkembangan teknologi hiburan yang semakin modern, pasar malam tetap memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat.
Sederhana, merakyat, dan sarat dengan suasana kebersamaan, wahana permainan pasar malam menjadi salah satu bentuk hiburan yang mampu menghadirkan keceriaan bagi berbagai kalangan, khususnya anak-anak dan keluarga.
Pasar malam pada dasarnya merupakan sarana hiburan rakyat yang bersifat bergerak atau portabel. Hadir di ruang terbuka pada malam hari, pasar malam menawarkan beragam permainan mekanis, wahana ketangkasan, hingga hiburan keluarga dengan harga yang relatif terjangkau.
Mulai dari mandi bola, kincir angin, kereta mini, serta berbagai wahana permainan lainnya, semuanya menjadi bagian dari warna khas pasar malam yang hingga kini masih eksis dan mampu bertahan di tengah perubahan zaman.
Salah satu pelaku usaha yang konsisten mempertahankan eksistensi hiburan rakyat tersebut adalah PT Candra Jaya. Saat ini, perusahaan tersebut tengah menggelar wahana pasar malam di samping Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur, yang berlangsung sejak 30 Juli hingga 23 Agustus 2026.
Kehadiran pasar malam tersebut bukan sekadar menghadirkan berbagai wahana permainan, tetapi juga menjadi ruang rekreasi sederhana bagi masyarakat. Dengan biaya yang relatif terjangkau, orang tua dapat membawa anak-anak menikmati suasana malam yang berbeda, bermain bersama, sekaligus menciptakan kenangan keluarga yang tidak selalu dapat ditemukan dalam hiburan modern.
Bagi PT Candra Jaya, mempertahankan usaha pasar malam bukan perkara sederhana. Dibutuhkan konsistensi, kemampuan membaca potensi wilayah, serta komitmen untuk memberikan hiburan yang aman dan menyenangkan bagi masyarakat di setiap tempat yang disinggahi.
Saat dikonfirmasi pada Rabu (19/8/2026), Candra, selaku penanggung jawab sekaligus salah satu putra pemilik PT Candra Jaya, mengatakan bahwa usaha tersebut telah dijalankan sejak 2018.
"PT Candra Jaya ini bergerak dari tahun 2018. Sekarang sudah 2026, mungkin sudah hampir bertahan satu dekade," ujar Candra.
Menurutnya, keberadaan wahana di setiap lokasi disesuaikan dengan kondisi serta potensi masyarakat setempat. Begitu pula dengan harga tiket yang ditetapkan sekitar Rp10.000, dengan pertimbangan antara kemampuan masyarakat dan kebutuhan operasional perusahaan.
"Kita menyesuaikan dengan kondisi yang ada di lapangan. Harga tiketnya Rp10.000. Tidak terlalu mahal, tetapi juga disesuaikan dengan pengeluaran dan operasional," katanya.
Dalam menjalankan usahanya, PT Candra Jaya biasanya tidak menetap terlalu lama di satu lokasi. Rata-rata, satu tempat hanya menjadi persinggahan sekitar satu bulan. Namun, lamanya waktu operasional tetap bergantung pada respons dan potensi masyarakat di wilayah tersebut.
Apabila antusiasme masyarakat masih cukup baik, keberadaan wahana dapat diperpanjang. Sebaliknya, jika kondisi wilayah dinilai kurang potensial, pihak pengelola akan kembali berpindah untuk mencari lokasi lain yang memungkinkan.
Pola tersebut menjadi bagian dari karakteristik bisnis hiburan pasar malam yang memang mengandalkan mobilitas. Dari satu wilayah ke wilayah lainnya, berbagai wahana dibawa untuk menghadirkan suasana rekreasi yang sederhana namun tetap memiliki daya tarik tersendiri.
Lebih dari sekadar persoalan bisnis, Candra memandang pasar malam sebagai bentuk hiburan rakyat yang memiliki nilai sosial. Di tengah kehidupan masyarakat yang semakin dinamis, hiburan tidak selalu harus mahal untuk dapat menghadirkan kebahagiaan.
"Intinya kita ingin memberikan yang terbaik kepada masyarakat setempat. Hiburan itu tidak harus mahal. Dengan uang yang kecil pun, kita bisa membahagiakan keluarga dan anak-anak," tuturnya.
Pernyataan tersebut menggambarkan filosofi sederhana yang menjadi salah satu alasan mengapa pasar malam masih mampu bertahan hingga hari ini. Di tengah maraknya pusat perbelanjaan, permainan digital, serta berbagai bentuk hiburan modern, pasar malam tetap menawarkan pengalaman yang bersifat langsung dan kolektif.
Tawa anak-anak, lampu warna-warni, suara musik, hingga keramaian masyarakat menjadi atmosfer yang membangun karakter khas sebuah pasar malam. Bagi sebagian keluarga, mengunjungi pasar malam bukan semata-mata tentang menaiki wahana, melainkan tentang menghadirkan momen kebersamaan dengan cara yang sederhana.
Candra pun berharap PT Candra Jaya dapat terus bertahan dan berkembang di masa mendatang. Dengan izin dan kesempatan yang diberikan, ia berharap usaha tersebut dapat terus menjadi bagian dari hiburan masyarakat di berbagai daerah.
"Harapan kami sebagai pelaku dunia pasar malam agar bisa lebih baik lagi ke depannya dan bisa memberikan yang terbaik kepada seluruh masyarakat di wilayah tempat kami berada. Kami ingin memberikan kesan yang terbaik," ungkapnya.
Eksistensi PT Candra Jaya selama hampir satu dekade menjadi gambaran bahwa hiburan rakyat masih memiliki ruang di tengah derasnya arus modernisasi. Pasar malam mungkin hadir dengan konsep yang sederhana, tetapi di balik kesederhanaan tersebut terdapat nilai kebersamaan, nostalgia, dan kebahagiaan yang terus diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.
![]() |
| Pasar Malam Masih Punya Tempat di Hati Warga, PT Candra Jaya Buktikan Hiburan Rakyat Tak Lekang Zaman |
Pada akhirnya, pasar malam bukan hanya tentang wahana dan permainan. Ia adalah potret kecil kehidupan masyarakat—tempat anak-anak menemukan kegembiraan, orang tua menikmati kebersamaan, dan masyarakat berkumpul dalam suasana yang hangat.
Selama masih ada masyarakat yang membutuhkan ruang hiburan yang terjangkau dan menyenangkan, selama itu pula lampu-lampu pasar malam akan terus menyala, berkeliling dari satu daerah ke daerah lainnya, membawa keceriaan sekaligus mempertahankan denyut hiburan rakyat yang tak lekang oleh zaman.
Ben

