TSroBSz6GfYiGpMiGfW6GpMlTd==

Bupati Cianjur Hadir di Tengah Masyarakat Limbangsari, Perkuat Sinergi Pembangunan dan Kepedulian Sosial

Bupati Cianjur Hadir di Tengah Masyarakat Limbangsari, Perkuat Sinergi Pembangunan dan Kepedulian Sosial


CIANJUR//ZONA PASUNDAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur terus membuka ruang komunikasi dengan masyarakat melalui kegiatan Rembug Warga. Kali ini, kegiatan tersebut digelar di halaman Kantor Desa Limbangsari, Kecamatan Cianjur, Rabu (28/10/2026), dengan dihadiri langsung Bupati Cianjur, dr. Mohammad Wahyu Ferdian, Sp.OG., bersama jajaran pemerintah daerah dan unsur terkait.

Kegiatan ini menjadi momentum bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, mengusulkan kebutuhan pembangunan, serta mengemukakan berbagai persoalan yang dihadapi di lingkungan mereka. Melalui pertemuan langsung tersebut, pemerintah berupaya memperoleh gambaran mengenai kondisi masyarakat sekaligus memperkuat koordinasi dalam meningkatkan pelayanan publik.

Bupati Cianjur, dr. Mohammad Wahyu Ferdian, menegaskan bahwa pembangunan daerah membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah kabupaten, unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika), pemerintah desa, hingga masyarakat.

“Melalui Rembug Warga ini, kita bisa duduk bersama mendengarkan langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat di lapangan. Sinergi antara Muspika, pemerintah desa, dan warga adalah kunci utama percepatan pembangunan di Cianjur,” ujar Bupati.

Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Cianjur, Saripudin, S.STP., M.Si., perwakilan Dinas Kesehatan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Cianjur, tim Posyandu, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta warga Desa Limbangsari.

Bupati Serahkan Bantuan untuk Masyarakat

Selain berdialog dengan warga, Bupati Cianjur juga menyerahkan sejumlah bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan. Bantuan tersebut meliputi dukungan bagi anak-anak yang terindikasi stunting, warga lanjut usia (lansia), anak yatim, sektor pertanian, serta perlengkapan sekolah bagi anak-anak.

Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari upaya membantu masyarakat yang membutuhkan dukungan sosial dan ekonomi. Diharapkan, bantuan yang diberikan dapat meringankan beban penerima sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Camat Cianjur, Saripudin, menjelaskan bahwa kegiatan Rembug Warga di Limbangsari tidak hanya berfokus pada penyaluran bantuan, tetapi juga menjadi sarana menjaring masukan masyarakat terkait perencanaan pembangunan, termasuk persoalan infrastruktur.

“Hari ini kita melaksanakan Rembug Warga di Desa Limbangsari. Hadir langsung Pak Bupati beserta jajaran untuk menyerap aspirasi warga terkait perencanaan pembangunan maupun keluhan infrastruktur. Tadi juga diserahkan beberapa bantuan untuk anak stunting, lansia, anak yatim, sektor pertanian, serta perlengkapan sekolah,” ungkap Saripudin.

Menurutnya, masukan yang disampaikan warga menjadi salah satu bahan penting dalam mengidentifikasi kebutuhan di wilayah desa. Aspirasi tersebut diharapkan dapat ditindaklanjuti sesuai kewenangan, skala prioritas, dan kemampuan anggaran pemerintah.

Masyarakat Diimbau Memastikan Data Bantuan Sosial Akurat

Persoalan pendataan kesejahteraan masyarakat turut menjadi pembahasan dalam kegiatan tersebut, terutama menyangkut penetapan desil yang digunakan sebagai salah satu acuan dalam program bantuan sosial.

Saripudin menjelaskan, warga yang merasa data kesejahteraannya tidak sesuai dengan kondisi ekonomi sebenarnya dapat berkoordinasi dengan pemerintah desa atau kelurahan untuk mengajukan pembaruan melalui operator Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial-Next Generation (SIKS-NG).

Selain melalui operator, masyarakat juga dapat meminta pendampingan Agen Perlindungan Sosial (Perlinsos). Unsur yang terlibat di dalamnya mencakup RT, RW, perangkat desa atau kelurahan, Babinsa, serta Bhabinkamtibmas.

Keberadaan agen tersebut diharapkan mempermudah warga dalam memperoleh informasi dan menyampaikan usulan perbaikan data, khususnya bagi masyarakat yang kesulitan mendatangi kantor desa secara langsung.

“Melalui Agen Perlinsos, NIK warga akan dicek untuk mengetahui kelayakan menerima bantuan. Jika terdapat ketidaksesuaian antara kondisi nyata di lapangan dengan desil yang tercatat, bisa dilakukan proses penyanggahan. Proses pembaruan data tersebut dilakukan secara berjenjang dan diperkirakan data terbarunya akan terealisasi pada 2027,” jelasnya.

Saripudin mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan ketidaksesuaian data melalui saluran yang tersedia. Dengan demikian, proses verifikasi dapat dilakukan sesuai ketentuan dan data yang digunakan dalam penyaluran bantuan diharapkan semakin sesuai dengan kondisi masyarakat.

Koordinasi Lintas Sektor untuk Pelayanan Kesehatan

Di bidang kesehatan, Saripudin turut menyoroti pentingnya koordinasi dalam membantu masyarakat yang membutuhkan pelayanan medis, khususnya untuk kondisi darurat dan kebutuhan prioritas melalui skema Universal Health Coverage (UHC).

Pemerintah kecamatan bersama pemerintah desa terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial. Selain itu, BAZNAS Kabupaten Cianjur juga menjadi salah satu pihak yang diajak berkolaborasi untuk membantu meringankan beban pembiayaan kesehatan warga sesuai ketentuan dan ketersediaan bantuan.

Koordinasi lintas sektor tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat yang mengalami keterbatasan ekonomi agar memperoleh akses terhadap layanan kesehatan sesuai prosedur yang berlaku.

Warga Antusias Mengikuti Rembug Warga

Bupati Cianjur Hadir di Tengah Masyarakat Limbangsari, Perkuat Sinergi Pembangunan dan Kepedulian Sosial

Kegiatan berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kebersamaan. Warga mengikuti rangkaian acara dengan antusias, termasuk saat pembagian doorprize yang turut memeriahkan kegiatan.

Saripudin menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Rembug Warga di Desa Limbangsari. Ia juga mengapresiasi keterlibatan jajaran pemerintah desa yang dalam kegiatan tersebut diwakili oleh Sekretaris Desa.

Sementara itu, Kepala Desa Limbangsari diketahui sedang menjalani perawatan medis di Jakarta. Saripudin pun mengajak seluruh pihak untuk mendoakan agar kepala desa segera pulih dan dapat kembali menjalankan aktivitasnya.

“Pelaksanaannya berjalan lancar, meriah, dan antusiasme warga luar biasa. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung. Tak lupa, mari kita doakan bersama agar Kepala Desa Limbangsari yang saat ini sedang dirawat di Jakarta diberikan kesembuhan dan dapat beraktivitas kembali seperti sediakala,” tuturnya.

Melalui Rembug Warga, Pemkab Cianjur diharapkan dapat terus memperkuat komunikasi dua arah dengan masyarakat. Berbagai aspirasi yang dihimpun, mulai dari kebutuhan bantuan sosial, ketepatan data penerima bantuan, pelayanan kesehatan, hingga persoalan infrastruktur, menjadi bagian dari masukan untuk perencanaan pembangunan daerah.

Keterlibatan aktif masyarakat dan koordinasi antarlembaga diharapkan mampu mendorong pelayanan publik yang lebih responsif serta pelaksanaan pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan warga.


Iwn/Ari

Type above and press Enter to search.